Penjualan Android Google Terus Meningkat Tahun Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • trewelu.itn.ac.id

    trewelu.itn.ac.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahun ini sepertinya sistem operasi dengan logo robot hijau milik Google akan kembali menguasai dunia teknologi. Seorang analis dari Gartner Inc, Ranjit Atwal, memperkirakan perangkat Android akan terjual sebanyak 1,1 miliar selama 12 bulan ke depan. Perkiraan ini naik sebanyak 26 persen dari 2013 yang terjual sebanyak 900 juta unit.

    Situs Phone Arena menuliskan, meski Google akan berjaya, Atwal memperkirakan hal itu tidak terlalu menguntungkan perusahaan, terutama pasar Android.  Hal ini dikarenakan kebanyakan perangkat Android terjual di Cina, pasar paling besar, tetapi tak tersedia layanan Google.

    Selain itu, Atwal memperkirakan kebanyakan konsumen ini berasal dari negara berkembang. Namun, tahun ini diperkirakan konsumen mulai mencari ponsel low-end dan kemungkinan akan absen membeli aplikasi. Jadi, Atwal memperingatkan sebaiknya Google mulai mempersiapkan ponsel kelas menengah agar ekosistem Google dan Android lebih seimbang.

    Sementara itu, tim dari Gartner memperkirakan penjualan tablet pada 2014 ini naik sebanyak 53 persen. Peningkatan ini secara tak langsung akan menekan penjualan ponsel pintar. Produsen harus siap beradaptasi dengan perubahan yang signifikan ini.

    Selain Google, Atwal juga memprediksi kehadiran iOS dan Windows yang semakin berkembang tahun ini. Analis ini memperkirakan sebanyak 360 juta perangkat yang terjual berasal dari Microsoft Windows. Sementara, perangkat iOS akan terjual sebanyak 344 juta, tetapi turun 28 persen dari tahun lalu.

    RINDU P HESTYA |PHONE ARENA


    Berita Lain:

    Microsoft: Xbox One Terjual 3 Juta Unit
    Penjualan iPhone Apple Ternyata Terus Menukik
    Mozilla Segera Luncurkan Ponsel, Tablet, dan TV
    BlackBerry Tuntut Pembawa Acara American Idol
    Fosil Kecoa Ini Berumur 49 Juta Tahun

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.