Pengguna WhatsApp Capai 430 Juta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Whatsapp di iPhone. Icgeeks.org

    Whatsapp di iPhone. Icgeeks.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyedia layanan pesan singkat WhatsApp mengklaim jumlah penggunanya mencapai 430 juta di seluruh dunia. WhatsApp menjadi salah satu yang terpopuler bersama pesan instan lainnya, seperti LINE, KakaoTalk, WeChat, dan SnapChat.

    Pendiri dan Chief Executive Officer WhatsApp, Jan Koum, menyebutkan rahasia di balik kesuksesan layanan tersebut. “Hal terpenting adalah fokus terhadap apa yang dihadirkan,” katanya saat berbicara dalam konferensi DLD di Munich, Jerman, yang dilansir Tech Crunch, Selasa, 21 Januari 2014.

    WhatsApp disukai karena tampilannya yang sederhana, tidak menghadirkan iklan dan game seperti para pesaingnya. Foto dan wallpaper adalah dua pilihan fitur yang dapat diatur sesuai selera penggunanya. Kesederhanaan ini dinilai sebagai strategi yang menjadikannya sebagai ciri khas.

    Peningkatan jumlah pengguna sebanyak 30 juta terjadi dalam waktu sebulan. Desember 2013 lalu, WhatsApp menyebutkan total penggunanya berjumlah 400 juta. Per harinya, sebanyak 50 miliar pesan terkirim melalui layanan ini. Angka ini bersaing ketat dengan jumlah peredaran pesan singkat atau SMS dalam satu hari.

    Koum mengatakan, tampilan WhatsApp yang sederhana merupakan ide dari pendiri lainnya, Brian Acton, yang pernah menjadi rekan kerjanya di Yahoo. “Tidak ada iklan, game, atapun gimmick,” ujar dia menirukan Acton.

    Menurut dia, WhatsApp akan terus menjadi layanan yang hanya berbasis pesan. “Jika Anda ingin bermain game, ada banyak situs dan perusahaan hebat yang menciptakan,” ucap Koum.

    Ia melanjutkan, tersedianya beragam layanan dan fitur di banyak tempat merupakan bagian dari pasar bebas. “Orang bisa memperoleh banyak hal dari banyak tempat,” katanya.

    Dia menolak menjelaskan apakah perusahaannya memperoleh keuntungan besar dari layanan yang disediakan. “Kami menghasilkan uang, namun yang terpenting saat ini bukanlah monetisasi.” Koum melanjutkan, ada kemungkinan perusahaan akan memperluas bisnisnya.

    Jumlah pengguna WhatsApp terbanyak berasal dari perangkat berbasis Android--Koum tidak memerinci berapa jumlahnya. Dia mengatakan rencana WhatsApp mengembangkan layanan yang lebih cepat khusus bagi platform Android.

    Tidak disebutkan berapa target pengguna WhatsApp yang ingin dicapai tahun ini. “Kami ingin WhatsApp ada di semua ponsel pintar,” kata Koum.

    Meski sukses meraih hampir setengah miliar pengguna di seluruh dunia, siapa sangka jumlah karyawan WhatsApp sangat sedikit. Perusahaan hanya mempekerjakan 50 karyawan, yang terdiri atas 25 engineer, dan sisanya membidangi keperluan pengguna WhatsApp di seluruh dunia.

    TECH CRUNCH | SATWIKA MOVEMENTI

    Topik terhangat:
    Banjir Jakarta  | Buku SBY vs Anas | Banjir Bandang Manado | BBM Akil Mochtar | Anas Ditahan

    Berita Terpopuler
    Ahok: Gimana Enggak Banjir Kalau Tanggul Dibolongi? 
    7 Ekspresi Sewot Ani SBY di Instagram 
    Jokowi Rembuk Banjir di Katulampa, Ini Hasilnya 
    Seberapa Kaya Sutan Bhatoegana? 
    Geram Ahok Soal Molornya APBD DKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.