Senin, 24 September 2018

Robot Australia-India Akan Pantau Samudra Hindia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi karang laut. Redorbit.com

    Ilustrasi karang laut. Redorbit.com

    TEMPO.CO, Canberra - Dalam meningkatkan kerja sama di bidang kimia dan biologi laut, India dan Australia siap meluncurkan robot mengambang yang dinamai Bio Argo. Robot yang memiliki sensor canggih ini akan mengapung di Samudra Hindia yang kaya akan ikan dan sumber daya mineral.

    Dikutip dari Xinhua, Australia's Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization (CSIRO) menyatakan pada Rabu, 29 Januari 2014, proyek ini merupakan bagian dari kemitraan penelitian India dan Australia dalam mempelajari kekayaan alam di Samudra Hindia.

    Wilayah ini berisi kekayaan ikan dan sumber daya mineral yang paling strategis untuk kedua negara tersebut. Proyek ini juga memainkan peran langsung dalam mendorong iklim di daerah sekitarnya yang merupakan rumah bagi lebih dari 16 persen populasi laut dunia.

    Bio Argo akan diluncurkan pada pertengahan tahun ini. Robot yang dilengkapi dengan 3.600 sensor tersebut akan mengambang bebas di lautan guna memberikan data real-time mengenai suhu dan tingkat kandungan garam di Samudra Hindia. Dengan memantau kedua hal tersebut, ekosistem bawah laut di Samudra Hindia akan tetap terjaga.

    Proyek kerja sama antara CSIRO dan Indian National Institute of Oceanography (CSIR-NIO) serta Indian National Center for Ocean Information Services ini didanai oleh pemerintah Australia. Di bawah naungan Australia-India Strategic Research Fund, Australia menggelontorkan dana sebesar AUS$ 1 juta atau senilai Rp 10,7 miliar.

     

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA


    Baca juga:

    Yahoo Tutup IntoNow, Tiga Tahun Setelah Diakuisisi 
    Sepanjang 2013 Ada 1 Miliar Ponsel Cerdas Beredar
    BlackBerry Kini Bisa Jalankan Aplikasi Android
    BlackBerry Seleksi Aplikasinya di Bali


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep