Penjualan Tablet Diperkirakan Turun Tahun Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berdiskusi mengenai tablet Surface 2, pada acara peluncuran tablet keluaran terbaru Microsoft di New York, (24/9). AP/Mark Lennihan

    Pengunjung berdiskusi mengenai tablet Surface 2, pada acara peluncuran tablet keluaran terbaru Microsoft di New York, (24/9). AP/Mark Lennihan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah vendor tengah mempersiapkan tablet terbaru tahun ini. Tujuannya agar teknologi seperti laptop bisa lebih mobile dengan kehadiran tablet tersebut. Namun, menurut perkiraan International Data Corporation, perusahaan pemasaran dan analisa data, penjualan tablet justru akan menurun pada 2014.

    Menurut analis dari IDC, Tom Mainelli, pertumbuhan penjulan tablet pada tahun-tahun sebelumnya sungguh besar. Namun, kini kosumen semakin selektif dan cerdas membeli perangkat. Jika dulu konsumen selalu ingin membeli produk yang baru setiap tahun, kini memburu perangkat terbaru bukan lagi target utama mereka.

    "Di pasaran mendatang, konsumen lebih memilih membeli tablet kelas high-end dan kualitas baik sehingga mereka tak perlu membeli yang baru lagi dalam waktu yang lama. Hal ini berdampak pada tingkat penjualan," kata Tom.

    Selain dari konsumen, perubahan pasar ini juga dipengaruhi dengan kehadiran phablet (phone tablet). Kebanyakan ukuran layar phablet nyaris sama dengan tablet. Selain itu, sejumlah vendor juga  mulai menyamakan spesifikasi phablet dengan tablet, seperti dari segi prosesor, resolusi, dan kegunaan lainnya. 

    RINDU P HESTYA | UBERGIZMO

    Berita Lain:

    Bocah 13 Tahun Jadi Pembuat Reaktor Nuklir Termuda
    Banting Harga di Mega Bazaar Consumer Show
    Samsung Galaxy Glass Gunakan Jari untuk Keyboard



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.