TE Connectivity Kembangkan Teknologi Pendidikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TE Connectivity

    TE Connectivity

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyedia solusi teknologi informasi, TE Connectivity, mengembangkan teknologi untuk pendidikan, yakni Quareo Solution dan Office Networks Technology. Solusi tersebut memudahkan adaptasi suatu sekolah terhadap infrastruktur kabel hingga 20 tahun mendatang.

    Sistem kabel yang digunakan TE Connectivity adalah AMP NETCONNECT XGA 6A. Infrastuktur ini mampu mendukung aplikasi Ethernet yang kecepatannya mencapai 10 gigabita per detik. Teknologi ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi kerja staf teknologi dan dapat memangkas waktu downtime.

    “Solusi ini menyederhanakan masalah yang rumit pada lingkungan LAN di sekolah,” ujar Senior Sales Manager Enterprise Networks Asia TE Connectivity, Xavier Lau, lewat siaran tertulisnya, Jumat, 21 Maret 2014.

    Dia melanjutkan, lewat pemanfaatan infrastruktur ini, para staf teknologi tidak perlu mendatangi server satu per satu jika terjadi kendala teknis. Karena terdapat sistem yang akan mengingatkan jika terjadi suatu masalah. "Ada juga peranti lunak untuk aplikasi perangkat bergerak berplatform iOS untuk menunjang komunikasi dan pengelolaan di antara para staf teknologi," ucap Lau.

    Quareo Solution juga dipadukan dengan peranti lunak infrastructure configuration manager (ICM) yang menjanjikan kemudahan sebagai optimalisasi solusi. Pertama, adanya sistem manajemen otomatis yang dirancang untuk memetakan koneksi jaringan. Kedua, melacak pergerakan, penambahan, dan perubahan pada jaringan dari lokasi yang terpusat.

    Ketiga, memastikan kualitas penggunaan portal pada komputer untuk menjaga data. Keempat, memanfaatkan fasilitas secara penuh dengan menghubungkan data penggunaan lokasi dan konektivitas. Terakhir adalah memastikan efisiensi infrastruktur.

    Adapun, di Indonesia, sekolah yang sudah memanfaatkan solusi TE Connectivity adalah Sekolah Pelita Harapan International di Jakarta. Salah satu pemanfaatan yang akan mereka implementasikan adalah komputasi awan atau cloud computing.

    SATWIKA MOVEMENTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.