Zenfone, Ponsel Pintar Pertama Asus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asus ZenFone 6

    Asus ZenFone 6

    TEMPO.CO, Jakarta - Asus meluncurkan telepon pintar pertamanya bernama ZenFone. Ada tiga seri yang diperkenalkan kepada publik, yakni ZenFone 4, ZenFone 5, dan ZenFone 6. Peluncuran yang dilaksanakan di Jakarta, Selasa, 15 April 2014, ini juga menandai peluncurannya di wilayah Asia Tenggara.

    Ketiga ponsel tersebut mengungguli fitur PixelMaster pada kameranya. Berkat PixelMaster, hasil foto dan videonya diklaim sangat jernih, meski dalam kondisi minim cahaya. “Ini merupakan teknologi baru dari Asus, sekaligus menandai perjalanan kami di tingkat global,” ujar Chairman Asus Jonney Shih di Jakarta.

    Dia melanjutkan, keunggulan lain seri ZenFone adalah prosesornya yang menggunakan Intel Atom Multicore Processor. Jenis prosesor ini diklaim memiliki performa maksimal untuk membekali ponsel pintar. Selain menjanjikan performa peranti lunaknya, seri ZenFone memiliki tampilan yang atraktif dengan pilihan warna terang, antara lain kuning, ungu, dan merah.

    ZenFone 4

    ZenFone 4 ditujukan bagi konsumen pemula. Satu unitnya dibanderol seharga Rp 1,099 juta. Ukuran layarnya selebar 4 inci yang ditunjang dengan teknologi Gorilla Glass 3. Kualitas layarnya menghasilkan gambar full high-definition (Full HD).

    Sistem operasinya menggunakan Android 4.3 atau Jelly Bean yang dapat diperbarui menjadi seri KitKat. Ponsel ini menawarkan dua slot kartu SIM. Kameranya terdiri dari kamera utama 5 megapiksel dan kamera depan 0,3 megapiksel. Baterainya berkekuatan 1.200 mAh.

    Kapasitas memori internalnya adalah 8 gigabita yang dapat ditingkatkan hingga 64 gigabita melalui kartu micro-SD. “Asus juga menyediakan storage tambahan dan gratis seumur hidup sebesar 5 gigabita,” ujar Jonney.

    ZenFone 5

    Produk berikutnya adalah ZenFone 5, yang ditargetkan bagi konsumen kelas menengah. Harga per unitnya Rp 2,099 juta. Ponsel ini memiliki ukuran layar lebih lebar, yaitu 5 inci, yang menggunakan teknologi Gorilla Glass 3. Kualitas layarnya ditunjang dengan teknologi in-plane switching (IPS) yang menghasilkan gambar full HD.

    Seperti ZenFone 4, ZenFone 5 juga dibekali sistem operasi Android 4.3 Jelly Bean yang dapat diperbarui menjadi KitKat. Dua slot kartu SIM juga melengkapi kebutuhan komunikasi penggunanya. Kameranya terdiri dari kamera utama 8 megapiksel dan kamera depan 2 megapiksel. “Fitur PixelMaster yang ada pada kamera ponsel ini menghasilkan gambar empat kali lebih terang,” ujar Shih.

    ZenFone 5 didukung teknologi sensor yang cukup lengkap. Terdiri dari sensor aeccelerator, e-compass, motion, proximity, dan hall sensor. Baterainya memiliki kekuatan 2.050 mAh.

    ZenFone 6

    Seri terakhir adalah ZenFone 6 yang ukuran layarnya paling lebar, yaitu 6 inci. Ponsel berlayar jumbo ini diciptakan sejalan dengan tren perangkat bergerak yang mengunggulkan penampilan. Satu unitnya dibanderol Rp 3,099 juta dan ditujukan bagi konsumen kelas atas.

    Layar ZenFone 6 dibekali teknologi Gorilla Glass 3 dengan ultra sensitive touch panel. Kualitasnya ditunjang dengan IPS full HD.

    Meski menggunakan jenis prosesor yang sama dengan ZenFone 4 dan 5, kapasitas RAM-nya lebih besar dari yang dibenamkan pada dua kerabatnya, yaitu sebesar 2 gigabita. RAM tersebut menunjang pemakaian banyak aplikasi. Sedangkan sistem operasi yang digunakan tetap sama, yakni Android Jelly Bean.

    Kamera yang hadir terdiri dari kamera utama 13 megapiksel dan kamera depan 2 megapiksel. ZenFone 6 mengunggulkan ketahanan baterai yang berkapasitas 3.230 mAh. “Untuk kondisi talktime di jaringan 3G dapat mencapai hingga 30 jam,” ucap Jonney.

    SATWIKA MOVEMENTI

    Berita Lain:
    Lenovo Bikin Ponsel Murah Golden Warrior S8
    Sony Peringatkan Bahaya Baterai Vaio
    Brendan Eich Resmi Mundur, Mozilla Tunjuk CEO Baru
    Bikin Balon Internet, Google Akuisisi Perusahaan Drone
    Lalat Mampu Bermanuver bak Jet Tempur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.