Kecap Bisa Sembuhkan HIV/AIDS?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecap. bbc.co.uk

    Ilustrasi kecap. bbc.co.uk

    TEMPO.COMissouri – Berbagai penelitian terus dikembangkan untuk bisa mengobati penyakit HIV/AIDS. Salah satunya berhasil dilakukan oleh University of Missouri School of Medicine, Amerika Serikat. Dalam penelitian terbarunya, mereka mengklaim bahwa kelak kecap dapat menyembuhkan penyakit yang menyerang sistem imun ini.

    Dilaporkan Live Science, Rabu, 7 Mei 2014, pada 2001, peneliti dari Yamasa Corp, sebuah produsen kecap sejak 1600-an, menemukan penambah rasa yang disebut EFdA (4'-etunil-2-fluoro-2'-deoxyadenosine) tidak hanya membuat rasa kecap yang lebih baik, tapi juga sangat mirip dengan obat antivirus yang sekarang digunakan dalam perang melawan HIV/AIDS.

    Bahkan EFdA mungkin bekerja lebih baik daripada tenofovir (TDF), sebuah antivirus yang mengurangi jumlah HIV dalam darah. Orang dengan HIV yang mengonsumsi tenofovir biasanya mengembangkan resistensi terhadap obat tersebut, dan kemudian akan "dipaksa" minum obat lebih kuat.

    Dari sini, peneliti dari University of Missouri School of Medicine kemudian mengembangkan penelitian. Bersama rekan-rekannya, Stefan Sarafianos, seorang ahli virus, menemukan bahwa EFdA tidak dipecah oleh hati dan ginjal secepat tenefoir. Zat ini juga lebih mudah diaktifkan oleh sel, sehingga senyawa in memiliki potensi besar dalam pengobatan AIDS.

    Meski belum diujikan pada manusia, EFdA terbukti membuat hewan-hewan yang lesu dan sakit menunggu suntik mati akibat terkena HIV menjadi sehat kembali dalam satu bulan. Saat ini tim masih terus menyempurnakan EFdA agar kelak bisa digunakan untuk penyembuhan AIDS pada manusia.


    ANINGTIAS JATMIKA | LIVE SCIENCE

    Berita Lainnya:

    Tentara Norwegia Rasakan Kecanggihan Oculus Rift 
    Argentinosaurus Lebih Berat daripada T-Rex
    Ini Trik Jitu Agar Menang Adu Suten


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.