Senin, 19 November 2018

Lengan Robot Dikendalikan Pikiran Lulus FDA

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (slashgear)

    (slashgear)

    TEMPO.CO, Washington - Era cyborg telah dimulai. Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat memberikan persetujuan pertama untuk penjualan dan pemasaran lengan prosthetic yang menerjemahkan sinyal dari otot-otot seseorang pada hari Jumat, 9 Mei 2014.

    Dikenal sebagai lengan "Luke" (merujuk ke lengan robot Luke Skywalker di Star Wars), Deka Arm, yang dikendalikan oleh sinyal-sinyal listrik dari elektroda elektromiogram (EMG) yang terhubung ke otot-otot pemakainya, sekarang dapat berpindah dari percobaan penelitian ke produk komersial penuh. Ya, anggota badan bionik akan menjadi mainstream.

    "Sistem Deka Arm memungkinkan orang untuk melakukan tugas yang lebih kompleks daripada yang mereka bisa dengan prosthesis saat ini dengan cara yang lebih mirip gerakan alami lengan," kata Christy Foreman, Direktur Office of Device Evaluation di Center for Devices and Radiological Health FDA dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip Mashable, Senin, 12 Mei 2014.

    Dalam video demonstrasi yang dirilis pada hari Jumat, Fred Downs, salah satu penerima Deka Arm, ditampilkan menggunakan tangan palsu untuk mengambil dan memindahkan karton telur. Seperti julukan perangkat itu, demonstrasi tersebut memang mengingatkan ketangkasan yang ditunjukkan oleh tangan robot Luke Skywalker, sebuah teknologi yang merupakan fiksi ilmiah murni beberapa dekade yang lalu ketika film itu pertama kali dirilis.

    Elektroda Deka Arm yang melekat pada otot-otot pemakainya, mengirimkan sinyal ke prosesor di prosthesis, yang kemudian menafsirkan sinyal tersebut dan mengubahnya menjadi hingga sepuluh gerakan berbeda.

    Dalam video lain, Downs ditampilkan menggunakan Deka Arm untuk membuka sepotong surat, demonstrasi yang menunjukkan presisi perangkat itu.

    Dan sementara proyek ini disponsori oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) dan Kantor Riset Angkatan Darat AS, Dean Kamen, penemu Segway, dan timnya di Deka Research berperan dalam pengembangannya.

    Peluncuran komersial keluar dari prosthetic canggih itu akan menjadi kabar baik bagi semua orang dari veteran militer yang terluka hingga korban kecelakaan. Namun, Deka Arm tidak dimaksudkan untuk mereka yang kehilangan anggota tubuh pada siku atau pergelangan tangan. Simak berita tekno lainnya di sini.

    ERWIN Z. | MASHABLE

    Berita lain
    Pinocchio rex, Dinosaurus Berhidung Pinokio
    Game Nintendo Digugat Kaum Gay
    Seniman Jerman Buat Komik di Sehelai Rambut 
    Keasaman Laut Naik, Cangkang Siput Laut Jadi Rapuh 
    Aplikasi Ini Bisa Deteksi Mood Penderita Bipolar  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.