Mengapa Sahabat Terasa Bagai Saudara Sendiri?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • sxc.hu

    sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernyataan bahwa teman adalah keluarga ternyata lebih akurat dari yang diperkirakan. Sebuah studi yang dipublikasikan pada Senin lalu menemukan bahwa orang cenderung memilih teman-teman yang secara genetik serupa dengan diri mereka sendiri.

    Temuan itu didasarkan pada pemeriksaan dari sekitar 1,5 juta penanda variasi genetik dalam kelompok berjumlah hampir 2.000 orang dalam studi kesehatan yang berbasis di Massachusetts. Para peneliti kemudian membandingkan orang yang diidentifikasi berteman dengan mereka yang tidak.

    Penelitian menunjukkan orang paling mirip dengan teman-teman mereka dalam gen penciuman dan paling mirip kaitannya dengan gen sistem kekebalan tubuh. "Gen penciuman memiliki penjelasan sederhana: Orang yang suka bau yang sama cenderung tertarik pada lingkungan yang sama. Mereka kemudian bertemu orang lain dengan kecenderungan yang sama," kata salah seorang peneliti, James Fowler, profesor genetika medis dan ilmu politik di University of California, San Diego, seperti dikutip laman DNA India, Selasa, 15 Juli 2014.

    Tak hanya itu, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences ini juga menemukan bahwa orang cenderung memilih pasangan yang memiliki DNA sama. Temuan baru ini memperjelas bahwa orang memiliki lebih banyak kesamaan DNA dengan mereka yang dipilih sebagai teman daripada orang asing dalam suatu populasi yang sama.

    ANINGTIAS JATMIKA | DNA INDIA

    Berita Lain:
    Samsung Setop Bisnis dengan Pemasok Cina
    Peneliti: Wilayah Australia Terus Mengering 
    Ponsel Fleksibel Bakal Jadi Tren di 2018  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.