Hacker Cina Manipulasi Suara Golput di Pilpres?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hacker. Geektech.in

    Ilustrasi hacker. Geektech.in

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Koalisi Merah Putih Perjuangan untuk Kebenaran dan Keadilan, Letjen (Purn) Yunus Yosfiah, menyebutkan adanya 37 hacker asal Korea dan Tiongkok yang menggelembungkan suara golput.

    "Sekitar 4 juta suara dimanipulasi," katanya di Jakarta, Selasa.

    Para hackers itu, kata dia, memanipulasi penggelembungan suara golput di beberapa kecamatan di Jateng, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Utara.

    Kasus itu, ia menambahkan, dalam penanganan Bareskrim Polri. "Sekarang sedang dilaporkan ke Bawaslu," katanya.

    Hal itu juga yang menjadi pertimbangan untuk menarik diri pasangan Prabowo-Hatta dalam tahapan rekapitulasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Dikatakan, adanya bukti itu menunjukkan pelaksanaan pilpres 2014 jauh dari harapan dengan demokratis dan jurdil.

    Ditambahkan, tidak ada perubahan struktur yang signifikan dalam Tim Koalisi Merah Putih .

    "Saya menggantikan Pak Mahfud. Agar tidak ada conflik of interest pada penanganan masalah di MK. Dan saya juga dibantu oleh Pak Djoko Santoso dan George Toisutta sebagai wakil saya," katanya. Ia berpesan untuk proses setelah penarikan diri dari pilpres ini, pendukung dan simpatisan Prabowo-Hatta agar tetap tenang. (Baca juga: Baterai Beri Sinyal iPhone 6 Tertipis)

    "Kepada relawan dan pendukung jangan ada tindakan anarkis dan jaga persatuan nasional," katanya.

    ANTARA

    Berita lain
    Microsoft Berhentikan 18 Ribu Karyawan
    Baterai Beri Sinyal iPhone 6 Tertipis
    Kecanduan Game Bisa Bebas Wajib Militer?
    Jelang Lebaran, Transaksi di Berniaga.com Melonjak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.