Zuckerberg Senang, Facebook Tembus Perkampungan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg (tengah belakang), mengunjungi Kampung Cyber di Kelurahan Patehan, Yogyakarta, 12 Oktober 2014. FOTO: Antonius Sasongko

    Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg (tengah belakang), mengunjungi Kampung Cyber di Kelurahan Patehan, Yogyakarta, 12 Oktober 2014. FOTO: Antonius Sasongko

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Mark Zuckerberg, bos perusahaan jejaring sosial Facebook, mengunjungi Yogyakarta pada Ahad, 12 Oktober 2014. Saat mengunjungi Kampung Taman, Kelurahan Patehan, Kecamatan Keraton Yogyakarta, Zuckerberg mengaku senang karena Facebook akrab dengan warga wilayah tersebut. (Baca: Di Yogya, Zuckerberg Coba Facebook di Pos Ronda).

    Perasaan itu diutarakan Zuckerberg kepada Antonius Sasongko, 35 tahun, warga Kampung Taman yang dikenal sebagai pelopor pengguna internet di perkampungan sejak 2008. Sasongko mengatakan Zuckerberg mengaku bangga dan senang saat mengetahui Facebook bisa membantu dan dipakai orang kampung. "Dia sama sekali tidak pernah menyangka," kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai desainer grafis itu. (Baca: Zuckerberg Blusukan di Perkampungan Yogya).

    Menurut Sasongko, sejak enam tahun terakhir, warga Taman menggunakan Facebook untuk mensosialisasikan program kampung. Mulai woro-woro pertemuan mingguan hingga berita kelahiran dan kematian. Mengetahui hal itu, Zuckerberg sangat senang karena aplikasi ciptaannya bisa membantu warga di pelosok yang tak pernah dia bayangkan.

    Selama 30 menit berada di Kampung Taman, Zuckerberg sempat berfoto dengan warga. Para pengawal Zuckerberg awalnya melarang warga mengoperasikan kameram memotret, dan mengunggahnya di jejaring sosial. Namun kemudian Zuckerberg tak melarang manakala warga kampung itu meminta foto bersama. "Ibu-ibu heboh ketika tahu dia yang buat Facebook, Zuckerberg juga santai saja merangkul warga," kata Sasongko. (Baca: Zuckerberg Lihat Sunrise di Borobudur Luput dari 'Radar').

    PRIBADI WICAKSONO

    Berita Terpopuler
    Golkar Gabung Pemerintah,Fadel Kasihan Pada Jokowi
    PAN dan PPP Siap Beri Kursi ke Koalisi Jokowi
    Amir Syamsuddin: Nurhayati Sudah Diberi Sanksi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.