Mark Zuckerberg Beli Rumah Peristirahatan Hawaii  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri Facebook Mark Zuckerberg berfoto bersama Antonius Sasongko, perintis Kampung Cyber RT 36 RW 9 Taman, Kelurahan Patehan, Kecamatan Panembahan Keraton Yogyakarta. FOTO: Antonius Sasongko.

    Pendiri Facebook Mark Zuckerberg berfoto bersama Antonius Sasongko, perintis Kampung Cyber RT 36 RW 9 Taman, Kelurahan Patehan, Kecamatan Panembahan Keraton Yogyakarta. FOTO: Antonius Sasongko.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri jejaring sosial terbesar dunia Facebook, Mark Zuckerberg, baru saja membeli dua rumah besar yang bersebelahan di kawasan Kauai, Shore Utara, Hawaii.

    Rumah ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 700 acre atau sekitar 283 hektare. Menurut sumber Forbes, Zuckerberg merogoh kocek US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun. (Baca: Di India, Zuckerberg Dirikan Server Komunikasi)

    Lokasi akuisisi pertama bernama Pila'a Beach, yang berupa kawasan pantai pasir putih. Dan lokasi akuisisi kedua bernama Kahu'aina Plantation, yang awalnya berupa kawasan ladang tebu. Kawasan ini dihargai sekitar Rp 840 miliar.

    Rencana Zuckerberg untuk membeli kawasan ini sudah terlihat pada tahun lalu. Saat itu Zuckerberg sengaja makan roti burger di warung Bubba Burgers. Peristiwa ini sempat diberitakan koran setempat. (Baca: Mark Zuckerberg Puji Jokowi)

    "Kami tidak bisa berkomentar soal rumor dan spekulasi," kata juru bicara Facebook saat dimintai tanggapan soal ini.

    Kawasan Pila'a Beach terdiri atas lima bagian, yang masing-masing bisa digunakan untuk membangun kawasan. (Baca: Dengan Pemerintah India, Zuckerberg Jajaki Jaringan Drone)

    Baru-baru ini, miliuner teknologi Bill Gates juga membeli sebuah rumah peristirahatan senilai Rp 220 miliar atau sekitar US$ 18 juta. Rumah ini memiliki peternakan kuda dan pernah dimiliki seorang pesohor diet.

    FORBES | BUDI RIZA

    Terpopuler:
    Di Yogya, Zuckerberg Coba Facebook di Pos Ronda
    Pengganti Ahok Mantan Koruptor, Ini Kata Gerindra
    Amir Syamsuddin: Nurhayati Sudah Diberi Sanksi
    Zuckerberg Lihat Sunrise di Borobudur Luput dari 'Radar'


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.