ProLiant Gen9, Server Berbasis Cloud  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Server HP ProLiant Gen9. itwiz.pl

    Server HP ProLiant Gen9. itwiz.pl

    TEMPO.CO, Jakarta - Hewlett Packard memperkenalkan server anyar mereka. Yakni, HP ProLiant Generation 9. Seri ini diklaim dapat membantu para pengguna, khususnya korporasi, mengurangi kompleksitas jaringan data dan mempercepat layanan teknologi informasi. (Baca: Akuisisi x86, Lenovo Siap Pimpin Sektor Enterprise)

    Managing Director Enterprise Group HP Indonesia Hemant Tiwari mengatakan ProLiant Gen9 dirancang dengan empat model arsitektur. Antara lain, blade, rack, tower, dan scale-out. (Baca: Hewlett-Packard Bagi Dua Unit Bisnisnya)

    Karena rancangan tersebut, kata Hemant, kapasitas komputasi server ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan server tradisional. Yang juga berimbas pada peningkatan operasi aplikasi-aplikasi bisnis utama hingga empat kali lipat.

    Menurut dia, server ini sengaja diciptakan untuk lingkungan konvergensi, sistem cloud, dan software defined. Dalam satu unit server terdapat beberapa perangkat, seperti akselarator PCIe, HP DDR4 Smart Memory. “Gabungan ini dapat meningkatkan sistem komputasi,” kata dia dalam siaran pers yang diterima Tempo, beberapa waktu lalu.

    Ia mengatakan server itu didesain untuk menjalankan beban kerja berbasis cloud, media sosial, dan software defined enterprise.

    Manajemen terkonvergensi lintas server, menurut Hermant, dapat melakukan pengaturan, pengawasan, dan pemeliharaan firmware sekaligus. Server ini sengaja diciptakan untuk mendukung sistem konvergensi bernama HP OneView yang akan diluncurkan tahun depan.

    HP ProLiant Gen9 Servers ini sudah tersedia melalui mitra bisnis HP sejak September 2014. Investasi dan migrasi solusi yang fleksibel, termasuk layanan-layanan refresh, trade in, dual usage, dan transition. Harga akan berbeda berdasarkan model dan konfigurasi pelanggan.

    AMRI MAHBUB

    Berita lain:
    Pengusaha dan Pejabat Ini Sambut Jokowi di Beijing
    Di APEC, Jokowi Promosi Visi Maritim Indonesia
    Guru Ngaji Ini Sodomi 27 Murid SD di Tasikmalaya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.