Tato yang Bisa Menguji Kadar Gula Darah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah gadis bertato berpose bersama di ajang Rio Tattoo Week di Rio de Janeiro, Brasil, 16 Januari 2015. Konvensi ini berlangsung selama tiga hari. AP/Silvia Izquierdo

    Sejumlah gadis bertato berpose bersama di ajang Rio Tattoo Week di Rio de Janeiro, Brasil, 16 Januari 2015. Konvensi ini berlangsung selama tiga hari. AP/Silvia Izquierdo

    TEMPO.CO, San Diego - Ilmuwan nano engineer University of California, San Diego, menciptakan alat penguji kadar gula darah berupa tato temporer. Tato dianggap lebih praktis ketimbang pengambilan darah lewat jarum suntik. Pasien pun tidak perlu lagi merasakan sakit.

    Tato berbahan dasar kertas tipis ini dapat dengan mudah dilepas, ketika pengguna selesai mengukur kadar gula darah. Sang ilmuwan, Amay Bandodkar, merancang sensor fleksibel yang mengandung gelombang listrik untuk mengukur tingkat glukosa.

    "Tato ini dapat bertahan selama satu hari," ujar Bandodkar sebagaimana dilansir situs Mashable, Senin, 19 Januari 2015. 

    Dia melanjutkan, tujuan lain menciptakan tato ini adalah menekan biaya yang dibutuhkan untuk menguji kadar gula darah. Satu tato harganya hanya US$ 5 sen (Rp 600). 

    Harga tersebut akan menguntungkan pasien diabetes yang tengah dalam perawatan. Pasien semacam ini, membutuhkan lebih dari sekali pengujian kadar gula darah dalam sehari. "Pengujian selama beberapa kali dapat mengetahui seberapa baik penanganan terhadap pasien," kata Bandodkar.

    Untuk mengukur akurasi, tato ini sudah diuji terhadap tujuh orang pria berusia antara 20-40 tahun. Ketujuh pria ini dalam kondisi sehat. Mereka diminta mengenakan tato sebelum memakan sandwich dan minum minuman bersoda. Selama proses konsumsi, tato merekam adanya kenaikan tingkat glukosa. 

    Adanya kenaikan tingkat glukosa, ditunjukkan berdasarkan angka. Sehingga, ilmuwan dapat dengan mudah melakukan analisis. Uji tersebut dipublikasikan di jurnal Analytical Chemistry

    Bandodkar menyebutkan, nantinya tato akan dilengkapi dengan koneksi bluetooth. "Bluetoooth memiliki kemampuan yang memadai untuk mengiriman informasi pasien kepada dokter secara real-time," ucap dia. Koneksi tersebut juga memungkinkan penyimpanan data secara akurat ke layanan berbasis komputasi awan (cloud).

    Ke depannya, tato ini bakal dikembangkan untuk menguji metabolisme, kadar alkohol, serta indikasi pemakaian obat terlarang. Adapun pada 2014, Google memperkenalkan lensa kontak untuk menguji kadar gula darah lewat air mata.

    MASHABLE | SATWIKA MOVEMENTI

    Terpopuler
    Yusril: Jokowi Melanggar Undang-Undang Kepolisian
    Presiden Jokowi Dimusuhi Tiga Negara
    PKS: Andai Budi Gunawan Ketua KPK Jadi Tersangka
    Nyawer ke Politikus PDIP, Apa Maksud Budi Gunawan?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.