Akhirnya Bahasa Simpanse Bisa Diterjemahkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Simpanse ini memegangi kepalanya ketika difoto, seakan ia baru saja teringat suatu hal penting. Dailymail.co.uk

    Simpanse ini memegangi kepalanya ketika difoto, seakan ia baru saja teringat suatu hal penting. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Frankfurt – Para ilmuwan dari Max Planck Institute meneliti apa yang dibicarakan oleh dua simpanse. Dari hasil "menguping" tersebut terungkap, setidaknya ada dua hal yang dibicarakan oleh sepasang simpanse itu. Yakni buah-buahan favorit mereka dan pohon-pohon mana saja yang sedang berbuah.

    Menariknya, simpanse juga memberi tahu ukuran pohon yang tengah berbuah tersebut. "Kami yang pertama melakukan penelitian ini," kata Ammie Kalan, pemimpin penelitian, seperti dikutip dari Discovery News, Rabu, 21 Januari 2015. (Baca: Studi: Simpanse Tak Peduli Kelompok Lain.)

    Dalam jurnal Animal Behaviour, Kalan menulis, simpanse memiliki sistem komunikasi yang sangat kompleks. Saat berbicara, para simpanse tak hanya mengeluarkan suara, tapi juga ekspresi wajah dan gerak tubuh. "Cara bicara mereka terbilang canggih."

    Kalan bersama dua rekan penelitiannya, Roger Mundry dan Christophe Boesch, menghabiskan lebih dari 750 jam untuk mengamati simpanse di Hutan Tai, Pantai Gading.

    Buah favorit simpanse, menurut Kalan, ialah nauclea. Di Indonesia, buah yang dikenal dengan nama jabon ini tumbuh subur di wilayah timur. Buah ini memang mengandung nutrisi tinggi. Bagi umat Hindu, pohon buah ini dikeramatkan.

    "Simpanse akan berteriak keras jika sedang membicarakan buah ini," ujar Kalan. Singkatnya, kata dia, sehari-hari, para simpanse hanya memperbincangkan buah ini. (Baca: Simpanse Lebih Cerdas Jika Dirawat Induknya.)

    DiscoveryNews | AMRI MAHBUB

    Berita lainnya:

    Begini Bahasa Isyarat Ajakan Bercinta Simpanse
    6 Fakta Menarik dari Simpanse
    Tikus Putih Tak Akurat untuk Percobaan
    Gajah di Israel Panik Dengar Suara Bom dan Sirine


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.