Selasa, 23 Oktober 2018

Penampakan Perseus, Bayi Planet dengan 4 Matahari  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tata Surya. FOto: Space.com

    Tata Surya. FOto: Space.com

    TEMPO, Socorro - Teleskop Very Large Array di Socorro, New Mexico, serta Green Bank Telescope di West Virgia, Amerika Serikat, merekam penampakan embrio planet dengan empat bintang. 

    Planet yang dinamai B5 ini terletak 800 tahun cahaya dari bumi. Hasil penelitian astronom Amerika Serikat menyebutkan B5 adalah Perseus yang merupakan cikal-bakal tata surya dengan empat bintang.

    Seperti dilansir Sky and Telescope, yang mengutip laporan di jurnal Nature, Rabu, 11 Februari 2015, B5 terlihat seperti sebuah awan gas yang menggumpal.

    Ilmuwan mengatakan awan gas itu menyimpan satu bintang muda dan tiga materi yang akan segera menjadi bintang dalam kurun 40 ribu tahun.

    Gary Fuller, dari JodrellBankCenter for Astrophysics di University of Manchester, di Inggris, mengatakan embrio itu akan terbentuk sebagai dunia baru dengan sistem satelit dan tata surya yang bisa ditempati manusia.

    “Coba ingat Tatooine di Star Wars yang punya dua matahari di langit. Itu tak terlalu jauh dengan sesuatu yang benar-benar bisa terjadi. Bahkan, setengah dari semua bintang di semesta ada dalam sistem ini,” kata Fuller, seperti dikutip National Geographic, Rabu, 11 Februari 2015.

    Sebelum B5, Alpha Centauri sebenarnya merupakan sistem dua bintang. Sementara itu, alam semesta juga menyimpan sistem Mizar, yang memiliki lima bintang.

    Hingga kini, proses pembentukan sistem multibintang belum banyak dimengerti. Begitu pula pembentukan sistem bintang tunggal, seperti tata surya tempat manusia tinggal. Riset Fuller masih awal dan masih menyimpan banyak teka-teki.

    Nancy Junita | www.bisnis.com





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.