Ini Temuan Terbaru Soal Asal Usul Bahasa di Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duchess of Cambridge, Kate Middleton belajar bahasa isyarat pada acara peduli penderita cacat di 23rd Poplar Beaver Scout Colony di London, 16 Desember 2014. REUTERS/Ben Stansall/Pool

    Duchess of Cambridge, Kate Middleton belajar bahasa isyarat pada acara peduli penderita cacat di 23rd Poplar Beaver Scout Colony di London, 16 Desember 2014. REUTERS/Ben Stansall/Pool

    TEMPO.COBerkeley - Para ahli bahasa telah lama bersepakat bahwa sejumlah bahasa yang dikenal saat ini dari bahasa Inggris ke Yunani ke Hindi--dikenal sebagai "bahasa Indo-Eropa"--merupakan keturunan modern dari rumpun bahasa yang pertama kali muncul dari satu nenek moyang sejak ribuan tahun lalu. Kini, sebuah studi terbaru memberi informasi lebih lanjut tentang kapan dan di mana bahasa Indo-Eropa itu banyak digunakan.

    Menggunakan data lebih dari 150 bahasa, para ahli bahasa dari University of California, Berkeley, memberikan bukti bahwa bahasa nenek moyang ini terbentuk 5500-6500 tahun lalu. "Lokasinya di padang Pontic-Kaspia yang membentang dari Moldova dan Ukraina ke Rusia dan Kazakhstan barat," tulis para peneliti, seperti dikutip dalam Sciencedaily, Jumat, 20 Februari 2015.

    Tim peneliti, terdiri atas Will Chang, Chundra Cathcart, David Hall, dan Andrew Garrett, menuliskan temuan ini dalam artikel berjudul Ancestry-constrained phylogenetic analysis supports the Indo-European steppe hypothesis yang akan diterbitkan dalam jurnal Language pada Maret mendatang.

    Artikel ini memberikan dukungan baru untuk "hipotesis stepa" atau "hipotesis Kurgan". Teori itu menyatakan bahasa Indo-Eropa pertama kali menyebar dengan perkembangan budaya di kawasan peternakan sekitar 4500-3500 sebelum Masehi. Sebuah teori alternatif mengusulkan bahwa bahasa itu telah menyebar jauh lebih awal, yaitu sekitar 7500-6000 SM, di Anatolia pada zaman Turki modern.

    Chang dan timnya memeriksa lebih dari 200 set kata dari bahasa Indo-Eropa yang masih aktif dan yang tidak lagi digunakan. Melalui pemodelan, mereka mengukur seberapa cepat kata-kata itu berubah dari waktu ke waktu. Berdasarkan tingkat perubahan bahasa, mereka menyimpulkan bahwa bahasa yang pertama kali menggunakan kata-kata ini mulai menyebar sekitar 6500 tahun lalu. "Sesuai dengan hipotesis stepa," ucap Chang.

    Penelitian ini merupakan salah satu artikel ilmiah berbasis kuantitatif pertama yang mendukung hipotesis stepa. Chang menuturkan metode penelitiannya dapat digunakan untuk mempelajari asalusul keluarga bahasa lain, seperti Afro-Asia dan Sino-Tibet.

    MAHARDIKA SATRIA HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RAPBN 2020, Ada 20 Persen untuk Pendidikan, 5 untuk Pendidikan

    Dalam RAPBN 2020, pembangunan Indonesia akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Berikut besaran dan sasaran yang ingin dicapai.