Eksperimen Peraih Nobel Fisika Terpecahkan Setelah 60 Tahun

Reporter

Appneta.com

TEMPO.CO, Norwich - Satu problem matematika berusia 60 tahun yang pertama kali dikemukakan oleh peraih Hadiah Nobel fisika, Enrico Fermi, akhirnya berhasil dipecahkan oleh sejumlah peneliti di University of East Anglia Norwich Inggris, Università degli Studi di Torino, Italia, dan Rensselaer Polytechnic Institute, Amerika Serikat.

Sistem Fermi-Pasta-Ulam (FPU), yang terkenal di kalangan ahli matematika dan fisika, diperkenalkan oleh peneliti Los Alamos National Laboratory, Enrico Fermi, John Pasta, Stanislaw Ulam, dan Mary Tsingou. Mereka menggunakannya untuk mempelajari bagaimana panas dirambatkan pada material padat dan logam pada 1955.

Tim Fermi untuk pertama kali menggunakan komputer dalam memecahkan sebuah eksperimen numerik atau simulasi komputer. Hasil eksperimen ternyata tidak sesuai dengan harapan. Bukannya memecahkan masalah numerik, tim Fermi justru melaporkan fenomena pengulangan rumit yang menyebabkan perkembangan baru dalam matematika dan teori-teori fisika dalam enam dekade terakhir.

Teori Chaos, secara populer merujuk pada butterfly effect, hanyalah salah satu teori yang dikembangkan untuk mencoba dan memecahkan problem "Fermi-Pasta-Ulam".

Para peneliti yang dipimpin oleh Yuri V. Lvov, dosen dari Rensselaer Polytechnic Institute, mengamati laut sebagai inspirasi dalam mencari solusi atas problem tersebut. Dari sana kemudian digunakan teori turbulensi gelombang yang memecahkan sebagian problem tersebut.

Lvov bersama Davide Proment dari UEA's School of Mathematics dan Lara Vozella mempublikasikan hasil penelitian, “Route to thermalization in the α-Fermi-Pasta-Ulam System” dalam jurnal PNAS, 23 Maret 2015.

"Berbagai pendekatan matematika diajukan untuk memahami pengulangan tersebut, kini disebut sebagai pengulangan FPU dan menjelaskan termalisasi yang terjadi hanya pada skala waktu yang luar biasa besar,” ujar Proment.

Tim Proment meminjam ide teori matematika yang berbeda, biasa disebut teori turbulensi gelombang, yang dikembangkan dan berlaku dalam gelombang sistem seperti laut.

"Berkat pendekatan ini, kami menjawab sebagian masalah FPU berusia 60 tahun. Kami mampu memprediksi skala waktu yang panjang termalisasi dengan mengetahui kondisi awal dari sebuah sistem. Kami juga dikuatkan oleh hasil teoretis kami dengan simulasi numerik yang ekstensif."

"Ini contoh menarik tentang perkawinan silang antarberbagai bidang matematika dan fisika yang kadang-kadang dapat sangat sukses memecahkan masalah," kata Proment.

SCIENCEDAILY | AHMAD NURHASIM






Lubang Cacing atau Wormhole, Bagaimana Perkembangan Teori Ini Menurut Para Ilmuwan Fisika?

2 hari lalu

Lubang Cacing atau Wormhole, Bagaimana Perkembangan Teori Ini Menurut Para Ilmuwan Fisika?

Teori lubang cacing (wormhole) diajukan ilmuwan fisika Albert Einstein dan Nathan Rosen untuk menjelaskan tentang hubungan dimensi ruang dan waktu


Rusia Tangkap Ilmuwan Siberia, Dituding Jadi Mata-Mata China

3 hari lalu

Rusia Tangkap Ilmuwan Siberia, Dituding Jadi Mata-Mata China

Rusia menahan seorang ilmuwan di Siberia karena diduga membocorkan rahasia negara ke China


Lubang Cacing atau Wormhole, Bagaimana Ilmuwan Fisika Memandang Teori Itu?

4 hari lalu

Lubang Cacing atau Wormhole, Bagaimana Ilmuwan Fisika Memandang Teori Itu?

Teori lubang cacing (wormhole) diajukan ilmuwan fisika Albert Einstein dan Nathan Rosen untuk menjelaskan tentang hubungan dimensi ruang dan waktu


Kisah Elliott Tanner, Remaja 13 Tahun dengan Gelar Sarjana Fisika

4 Mei 2022

Kisah Elliott Tanner, Remaja 13 Tahun dengan Gelar Sarjana Fisika

Elliott Tanner, seorang remaja berusia 13 tahun berhasil mendapatkan gelar sarjana fisika dari University of Minnesota, Amerika.


Bubble Universe, Pandangan yang Muncul dari Konsep Dunia Paralel

7 Februari 2022

Bubble Universe, Pandangan yang Muncul dari Konsep Dunia Paralel

Konsep dunia paralel atau multiverse memandang adanya alam semesta lain


Multiverse, Pandangan yang Meyakini Adanya Alam Semesta Lain atau Dunia Paralel

7 Februari 2022

Multiverse, Pandangan yang Meyakini Adanya Alam Semesta Lain atau Dunia Paralel

Dunia paralel merupakan kumpulan hipotesis yang menyatakan bahwa alam semesta yang dihuni manusia saat ini bagian kecil dari multisemesta


7 Penemuan Isaac Newton yang Mengubah Dunia

4 Januari 2022

7 Penemuan Isaac Newton yang Mengubah Dunia

Bahkan sampai saat ini para ilmuwan masih bekerja menurut kerangka hukum dari Sir Isaac Newton yang lahir pada 4 Januari 1643..


4 Januari Kelahiran Sir Isaac Newton di 1643: Kiprah Bapak Ilmu Fisika Modern

4 Januari 2022

4 Januari Kelahiran Sir Isaac Newton di 1643: Kiprah Bapak Ilmu Fisika Modern

Semasa bersekolah di Grantham, Isaac Newton tinggal di rumah Dr. Clark seorang apoteker, di sana ia mulai menunjukkan kreativitasnya.


Profil Alfred Nobel, Pendiri The Nobel Prize yang Miliki 355 Hak Paten

11 Desember 2021

Profil Alfred Nobel, Pendiri The Nobel Prize yang Miliki 355 Hak Paten

Alfred Nobel meninggal dunia di San Remo, Italia 10 Desember 1896. Pendiri The Nobel Prize memiliki 355 Hak Paten.


Fisika di Balik Shuttlecock Badminton: Kenapa Bulu Angsa Alami Lebih Disukai?

18 Oktober 2021

Fisika di Balik Shuttlecock Badminton: Kenapa Bulu Angsa Alami Lebih Disukai?

Tahukah Anda kalau shuttlecock, bola dalam permainan badminton, berstandar Olimpiade harus terdiri dari susunan 16 helai bulu angsa?