Dorong Mobilitas, HP Luncurkan Gawai untuk Pebisnis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hewlett Packard. AP/Paul Sakuma

    Hewlett Packard. AP/Paul Sakuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren bring your own device (BYOD) atau membawa perangkat milik pribadi ke tempat kerja kini semakin populer karena menggunakan perangkat pribadi untuk bekerja dianggap praktis. Karyawan dapat menyelesaikan pekerjaan di mana saja. Hal tersebut rupanya sekaligus menjadi ancaman baru. Sebab perangkat milik sendiri berpotensi membawa virus atau spam.

    Melihat hal tersebut, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Hewlett-Packard (HP), memperkenalkan serangkaian gawai bagi pebisnis. Beberapa produk ini diklaim mampu menunjang produktivitas sekaligus memiliki keamanan berlapis.

    “Aspek penting bagi gawai yang digunakan untuk bekerja adalah konektivitas, peranti lunak, dan keamanan,” ujar Presiden Direktur HP Indonesia Subin Joseph di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2015.  

    Subin melanjutkan, perangkat semacam itu juga dapat memperluas pengetahuan karyawan. Sebab ditunjang oleh berbagai aplikasi yang disesuaikan dengan bidang pekerjaan.

    Terlebih, kata dia, penetrasi perangkat bergerak di Indonesia yang semakin tinggi akan mendorong tren BYOD ini. “Apalagi masyarakat di sini semakin gemar bekerja secara mobile,” kata Subin.

    Dia pun optimistis gawai untuk bisnis ini memperoleh tanggapan positif di Tanah Air. Sayangnya, Subin enggan menyebutkan target yang ingin diraih perusahaannya. Berdasarkan laporan lembaga International Data Corporation, pangsa pasar HP untuk seluruh kategori produk mencapai 16 persen di Indonesia pada 2014.

    Serangkaian gawai yang diperkenalkan HP terdiri atas laptop dan sabak digital atau tablet. Laptop yang diluncurkan bernama EliteBook Folio 1020, yang diklaim tertipis untuk kategori perangkat bisnis.

    EliteBook Folio 1020 memiliki ketebalan 15,7 milimeter dengan bobot 1 kilogram. Satu unitnya dibanderol Rp 26 juta.

    Perangkat berikutnya adalah sabak digital seri Pro Tablet 408 G1 yang memiliki ukuran 8 inci. Produk ini mengunggulkan sistem operasi yang ditunjang oleh Windows 8 Pro. Harga satu unit sabak digital tersebut yakni Rp 4 juta.

    Produk yang juga diperkenalkan adalah varian mesin cetak seri Color LaserJets. Seri ini mengusung fitur pencetakan jarak jauh dan kecepatan. Ada juga perangkat two-in-one seri Pro Slate dan Elite x2. Seluruh produk yang diluncurkan HP tersebut dapat dijumpai di Indonesia mulai akhir bulan ini.

    Adapun produsen teknologi lain yang juga getol memasarkan gawai bagi pebisnis adalah Lenovo dan Dell.

    SATWIKA MOVEMENTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.