Foto Orang Kulit Hitam Disebut Gorila, Google Minta Maaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lebel 'Gorilla' dalam Google Photo yang diributkan (DAILYMAIL)

    Lebel 'Gorilla' dalam Google Photo yang diributkan (DAILYMAIL)

    TEMPO.CO, New York- Google meminta maaf setelah perangkat lunak mengenal  foto-foto, mengelompokkan, lalu memberi lebel secara otomatis melakukan kekeliruan.  Aplikasi terbaru Google Photos itu menepel keterangan di bawah foto sepasang orang kulit hitam dengan kata “Gorrilas”.

    Aplikasi   yang diluncurkan Google  Mei lalu, memiliki beberapa fitur  otomatis  seperti mengelompokkan  orang, benda-benda, dan  makanan.  Hanya, betapa terkejutnya ketika beberapa waktu lalu, Jacky Alcine, seorang programer dari Brooklyn, New York, melihat foto dirinya dan seorang teman perempuan  telah dikelompokkan ke  dalam koleksi  berlebel  'gorila'.

    Baca juga:

    Heboh Pesan iPhone 6 Jadi Sabun, Ini Kisah dan Solusinya
    Ajaib, Ditabrak Kereta, Terseret 200 M, Soni Blitar Selamat

    Dalam serangkaian Tweet ke Google,  Jacky  menulis: Google Photos, kalian f ****. Teman saya  bukan gorila. "Saya mengerti bagaimana hal ini terjadi, masalahnya adalah lebih pada mengapa”.

    Tweet-nya memicu respon dari Yonatan Zunger, kepala arsitek sosial di Google, yang mengatakan programernya sedang  memperbaiki masalah. Dia mengatakan: "Terima kasih untuk memberitahu kami begitu cepat”.

    Berita lain:

    Tawaran Lewat Telepon Ini Bikin Citra Dibunuh Suaminya
    Tragedi Angeline Ogah Diperiksa, Margriet Melawan

    Namun,  setelah itu,  Jacky  melaporkan dua foto masih muncul di bawah label ‘gorilla dan gorillas.’ Zunger  kemudian mengatakan bahwa Google mematikan  kemampuan aplikasi untul melabe foto buat menyetop masalah itu.

    DAILYMAIL | INDEPENDENT

    Berita Tragedi Hercules:
    TRAGEDI HERCULES: Wasiat Sang Teknisi Sebelum Dijemput Ajal
    HERCULES JATUH: DPR Duga Ada Pungutan Rp 900 Ribu bagi Sipil

    Berita Reshuffle:
    RESHUFFLE KABINET:Ditekan Isu Hina Jokowi, Ini Reaksi Istana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.