Sejarah Gerhana Matahari Total di Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang menyaksikan gerhana matahari di Eden Project, St Austell di Cornwall, Inggris, 20 Maret 2015. (AP/PA, Ben Birchall)

    Orang-orang menyaksikan gerhana matahari di Eden Project, St Austell di Cornwall, Inggris, 20 Maret 2015. (AP/PA, Ben Birchall)

    TEMPO.COJakarta - Ramalan soal kapan terjadinya gerhana matahari pertama kali dicatat orang Babilonia sebelum Masehi. Mereka mengamati pergerakan bintang, bulan, dan matahari untuk menemukan keberaturan fenomena alam gerhana matahari. 

    Astronom asal Austria, Thomas Oppolzer, melanjutkan dengan membuat katalog gerhana matahari dan gerhana bulan sejak 1207 SM hingga 2162. Saat ini temuan-temuan untuk meramal gerhana matahari dan bulan dapat ditemukan pada website NASA dan timeanddate.

    Pada kedua lembaga itu, bisa diketahui serangkaian gerhana matahari total yang pernah menghampiri Indonesia. Khusus Jakarta baru akan dilewati gerhana matahari total pada 2049. 

    Berikut ini di antaranya.

    18 Mei 1901
    Daerah: Padang, Jambi, Pontianak, Balikpapan, Samarinda, Palu, dan Ambon.

    14 Januari 1926
    Daerah: Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, dan Pontianak.

    9 Mei 1929
    Daerah: Aceh dan Sumatera Utara. 

    13 Februari 1934
    Daerah: Manado, Maluku Utara.

    4 Februari 1962
    Daerah: Palu, Papua.

    11 Juni 1983
    Daerah: Yogyakarta, Semarang, Solo, Kudus, Madius, Kediri, Surabaya, Makassar, Kendari, dan Papua.

    22 November 1984
    Daerah: Papua.

    18 Maret 1988
    Daerah: Palembang, Bengkulu, Pangkal Pinang, dan Bangka Belitung.
    Waktu: 2 menit 19 detik.

    24 Oktober 1995
    Daerah: Sangihe
    Waktu: 1 menit 53 detik.

    9 Maret 2016
    Daerah: Palembang, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, dan Ternate.

    20 April 2023
    Daerah: Makassar dan Papua.

    19 April 2042 
    Daerah: Jambi.

    24 November 2049
    Daerah: Jakarta.

    EVAN | PDAT (Sumber Diolah: Tempo, NASA, timeanddate)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.