Senin, 10 Desember 2018

Mau Dorong Popularitas Game Bikinan Indonesia? Ini Caranya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poppo, maskot Popcon Asia menyapa pengunjung di Jakarta Convention Center, 7 Agustus 2015. Festival Budaya Populer ini sebagai ajang berbagi dan berjejaring para praktisi industri kreatif di bidang komik, games, desain grafis, mainan, film dan animasi. TEMPO/Frannoto

    Poppo, maskot Popcon Asia menyapa pengunjung di Jakarta Convention Center, 7 Agustus 2015. Festival Budaya Populer ini sebagai ajang berbagi dan berjejaring para praktisi industri kreatif di bidang komik, games, desain grafis, mainan, film dan animasi. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Asosiasi Game Indonesia (AGI) bersama pelaku industri game di Indonesia menyelenggarakan Hari Game Indonesia (Hargai) pada 8 Agustus 2016. Event tersebut terselenggara berkat dukungan dari berbagai pengembang, penerbit, solusi pembayaran, board game, dan media di Indonesia.

    "Kami berharap dengan terselenggaranya Hari Game Indonesia dapat menyatukan seluruh pencinta game di Indonesia dan tentunya ini adalah apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung dan mendorong industri game di Indonesia," kata Ketua Umum AGI, Andi Suryanto, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara News, Jumat, 22 Juli 2016.

    "Besar harapan kami agar masyarakat Indonesia menghargai dan mencintai game-game di Indonesia," sambung dia.

    Hargai yang akan digelar pada setiap 8 Agustus akan menjadi kegiatan tahunan untuk memberikan wadah kepada pencinta game di Indonesia untuk dapat berpartisipasi, mendukung, dan mendorong industri game di Tanah Air.

    Dengan membentuk Hargai, AGI ingin memberikan penghargaan kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung industri game di Indonesia selama ini.

    AGI juga berharap Hargai dapat meningkatkan perhatian masyarakat akan keberadaan pengembang game lokal beserta karya yang mereka buat, sehingga pemerintah dan pelaku industri siap menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri dengan meraih market share lokal tidak kurang dari 50 persen pada 2020.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Berupaya Mencegah Sampah Plastik Hanyut ke Laut

    Pada 2010, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik nomor dua di dunia. Ada 1,29 juta ton sampah plastik hanyut ke laut.