Virtual Reality, Pengunjung pun Tergoda Meraba-raba Manekin  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung mencoba bermain dengan Playstation VR (Virtual Reality), di konsol video game Sony PS4. Saat ini dunia game tengah diramaikan dengan perkembangan teknologi VR. Birmingham, Inggris, 24 September 2015.  M Bowles / Getty Images

    Seorang pengunjung mencoba bermain dengan Playstation VR (Virtual Reality), di konsol video game Sony PS4. Saat ini dunia game tengah diramaikan dengan perkembangan teknologi VR. Birmingham, Inggris, 24 September 2015. M Bowles / Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Virtual reality menghadirkan fenomena menarik di Tokyo Game Show. Pada Jumat, para gamer antre di satu pameran dan meraba-raba manekin yang terlihat sebagai karakter perempuan dalam anime lewat kacamata VR.

    Penyelenggara meminta pengembang perangkat lunak M2 Co untuk melarang pengunjung membelai-belai dada boneka itu, yang memiliki built-in sensor, yang membuat gambarnya di kacamata VR terlihat seperti bergerak.

    Pameran itu sebenarnya dibuat untuk mendemonstrasikan teknologi yang mengubah gambar dua dimensi menjadi tiga dimensi.

    “Rasanya saya seperti melihat masa depan,” kata programmer Hiroyasu Ando, 24 tahun, yang mencoba game VR itu sebelum ada larangan untuk menyentuh boneka.

    “Saya mungkin jatuh cinta kepada gadis virtual,” katanya seperti dilansir Reuters.

    Pameran game tahunan ini didominasi kacamata VR. Meski perempuan-perempuan seksi banyak menjadi SPG di berbagai stan, sebagian besar peserta pameran menyediakan konten untuk keluarga.

    M2 menunjukkan bahwa ada aplikasi untuk VR yang lebih menjurus ke arah cabul dan bisa jadi lebih menguntungkan karena industri hiburan dewasa biasanya cepat mengadopsi cara baru untuk mendistribusikan kontennya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.