Lewat Aplikasi Ini Masyarakat Bisa Pantau Bencana di Ponsel  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aplikasi Magma Indonesia dalam tampilan website buatan tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, menyajikan informasi kebencanaan geologi terkini. TEMPO/ANWAR SISWADI

    Aplikasi Magma Indonesia dalam tampilan website buatan tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, menyajikan informasi kebencanaan geologi terkini. TEMPO/ANWAR SISWADI

    TEMPO.CO, Bandung – Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral membuat aplikasi tentang kebencanaan geologi teranyar. Bernama Magma Indonesia, aplikasi ini menyajikan informasi dan rekomendasi mengenai kebencanaan geologi, yang mencakup kondisi gunung api, gempa bumi, tsunami, dan gerakan tanah.

    Masyarakat bisa mengakses website tersebut dari komputer ataupun telepon seluler pintar.
    Awak tim pembuat aplikasi itu, Devy Kamil Syahbana, mengatakan seluruh anggotanya adalah pegawai negeri di PVMBG Bandung.

    “Kami ingin membuktikan bahwa pegawai negeri juga bisa berkarya seperti ini,” kata Devy di kantornya, Kamis, 10 November 2016. Mereka membangun sistem dan mengembangkannya dengan teknologi open-source terbaru.

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengganjar aplikasi Magma Indonesia sebagai salah satu juara pertama di ajang penghargaan karya inovasi pada Oktober 2016.

    Pelayanan publik yang disajikan Magma Indonesia, di antaranya, adalah kegiatan gunung api, peta kawasan rawan bencana, serta sebaran abu vulkanis dari gunung api yang meletus untuk keselamatan penerbangan.

    Kemudian, ihwal gempa dan tsunami serta gerakan tanah, tim menginformasikan kejadian dan tanggapan gempa beserta analisis dan rekomendasinya. Peta kawasan rawan bencana gempa pun tersedia.

    Pada tampilan muka, sajian informasi kebencanaan dan pilihannya ditampilkan pada hamparan peta wilayah Indonesia. Tiap jenis kebencanaan geologi dibedakan dengan simbol dan warna tertentu.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.