Baru 13,3 Persen Pengguna Internet Indonesia Belanja Online  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyiapkan barang pesanan pelanggan untuk dikirim di gudang situs belanja online mataharimall.com di Jakarta, 10 Desember 2015. TEMPO/Tony Hartawan

    Pekerja menyiapkan barang pesanan pelanggan untuk dikirim di gudang situs belanja online mataharimall.com di Jakarta, 10 Desember 2015. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta – Internasional Data Corporation (IDC) Indonesia menyatakan pengguna Internet di Indonesia masih belum banyak yang melakukan transaksi belanja secara online. Dalam survei terbaru IDC bertema e-commerce, didapatkan fakta bahwa jumlah aktivitas berbelanja online baru sebesar 13,3 persen dibanding jumlah pengguna Internet Indonesia secara keseluruhan.

    ”Aktivitas belanja online masih berada di urutan kelima,” kata Mevira Munindra, Head of Consulting IDC Indonesia di Hotel Raffles Jakarta, Senin, 21 November 2016. Ia menyatakan mayoritas pengguna Internet masih melakukan aktivitas komunikasi, hiburan, dan media sosial saat berselancar di dunia maya.

    Mevira menjelaskan, aktivitas online terbesar yang dilakukan oleh pengguna Internet Indonesia adalah mengakses surat elektronik atau e-mail. Aktivitas ini masih memegang porsi 17,8 persen dibanding keseluruhan pengguna Internet.

    Kemudian, aktivitas terbesar kedua yang dilakukan netizen Indonesia adalah kegiatan mencari hiburan, seperti menonton film online, mendengarkan musik, atau mencari tayangan-tayangan video. Aktivitas mencari hiburan secara online ini memegang porsi 17,3 persen.

    Aktivitas online terbanyak ketiga, tutur Mevira, adalah kegiatan di media sosial. Sebanyak 15,6 persen pengguna Internet pada 2016 masih melakukan kegiatan di media sosial saat terakses jaringan online.

    Aktivitas yang berada di atas kegiatan belanja online ini adalah kegiatan mencari berita. Sebanyak 14,6 persen pengguna Internet Indonesia masih lebih banyak membaca berita secara online ketimbang melakukan transaksi belanja online.

    “Aktivitas berbelanja online ini baru menempati posisi kelima pada 2016, ketika jumlah situs perdagangan online sudah ratusan,” kata Mevira.

    Mevira menjelaskan, masyarakat Internet Indonesia masih memanfaatkan Internet sebagai jalan untuk membentuk jaringan hubungan profesional dengan berbagai pihak. “Sebanyak 12,9 persen netizen melakukan networking profesional melalui Internet,” ujarnya.

    Kegiatan lain yang banyak dilakukan oleh konsumen Internet Indonesia adalah bermain online game. Jumlah netizen yang melakukan aktivitas bermain game ini sebanyak 8,4 persen.

    MAYA NAWANGWULAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.