Pengguna Ponsel Indonesia Rata-rata Pakai 31 Aplikasi  

Reporter

Editor

Elik Susanto

Ponsel Vivo X9. (gsmarena.com)

TEMPO.COJakarta - Pertumbuhan produk telepon seluler (ponsel) pintar di Indonesia sangat pesat. Aplikasi ponsel pun menjadi kebutuhan dalam dunia komunikasi digital. Setiap pemilik ponsel di Indonesia diketahui memiliki rata-rata 31 aplikasi dalam ponselnya. 

"Aplikasi yang paling banyak diinstal pengguna Indonesia ternyata games," kata Adie Marzuki, Ketua Bidang Aplikasi Koperasi Digital Indonesia Mandiri, pada acara Indonesia Internet Summit 2016, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis, 24 November 2016.

Data yang berasal dari Teknopreneur ini menyatakan bahwa sebanyak 38 persen aplikasi yang dipasang adalah games. Lalu, 27 persen merupakan aplikasi pesan, 19 persen media sosial, dan 8 persen aplikasi e-commerce. Secara berturut-turut aplikasi yang juga banyak dimiliki pengguna ponsel pintar Indonesia adalah transportasi, referensi, peta atau navigasi, dan berita.

Namun, berdasarkan data tersebut, tidak berarti aplikasi yang paling banyak dipasang ini adalah aplikasi yang sering digunakan. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJIII mencatat, pengguna ponsel Indonesia mempunyai pola pemakaian ponsel sendiri. APJII melaporkan 24 persen pengguna ponsel pintar memanfaatkan perangkatnya untuk beraktivitas di media sosial.

Lalu, 20 persen untuk mencari hiburan atau entertainment. Kemudian, 16 persen pengguna memanfaatkan ponsel untuk pencarian atau pembacaan berita.

Sedangkan 14 persen pengguna memanfaatkan untuk kegiatan memeriksa dan mengirim surat elektronik. Dan sisanya, 12 persen, bermain games dan 8 persen berbelanja online. Adapun hanya 6 persen pengguna yang memanfaatkan untuk pencarian lokal.

MAYA NAWANGWULAN






Pilih Unpad di SNMPTN? Cek Persaingan Kuota Jurusan TI dan Manajemen di Sini

15 Februari 2022

Pilih Unpad di SNMPTN? Cek Persaingan Kuota Jurusan TI dan Manajemen di Sini

Pendaftar SNMPTN yang memilih Teknik Informatika atau Manajemen di Unpad siap-siap bersaing ketat. Memperebutkan satu kursi dari puluhan pelamar.


BNI Alokasikan Capex TI 3 persen dari Pendapatan

10 Februari 2022

BNI Alokasikan Capex TI 3 persen dari Pendapatan

BNI menggunakan capex TI untuk pengembangan fitur-fitur yang relevan dengan kebutuhan layanan perbankan digital nasabah sebagai bank digital dengan keunggulan bisnis global.


Indonesia Kalah Soal TI dari Malaysia, Ini Kata Tokopedia

16 Oktober 2019

Indonesia Kalah Soal TI dari Malaysia, Ini Kata Tokopedia

Tokopediamenyebut bahwa saat ini pemerintah tengah berfokus dalam pengembangan SDM di sektor teknologi.


Rudiantara Paparkan Belanja ICT Rendah ke Jokowi

14 Oktober 2019

Rudiantara Paparkan Belanja ICT Rendah ke Jokowi

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menunjukkan data bahwa belanja infrastruktur teknologi komunikasi dan informasi (ICT) Indonesia rendah.


500 Startup di Dalam Negeri Kekurangan Tenaga TI

16 Juli 2018

500 Startup di Dalam Negeri Kekurangan Tenaga TI

Perusahaan marketplace talenta teknologi, Ekrut, mencatat terdapat lebih dari 500 startup lokal yang kekurangan tenaga Teknologi Informasi (TI).


Cegah Terkena Ransomware, Masyarakat Diminta Terapkan 4 Hal Ini

1 Juli 2017

Cegah Terkena Ransomware, Masyarakat Diminta Terapkan 4 Hal Ini

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menghimbau masyarakat menerapkan empat kebiasaan penting agar terhindar dari serangan ransomware.


Live Streaming Diprediksi Semakin Populer Tahun Ini

16 Januari 2017

Live Streaming Diprediksi Semakin Populer Tahun Ini

"Sejak internet lebih mudah. Dulu, pakai pulsa. Sekarang paket data, ponsel lebih ringan buat buka apa pun,"


Aturan Right To Be Forgotten Menunggu Peraturan Pemerintah  

28 November 2016

Aturan Right To Be Forgotten Menunggu Peraturan Pemerintah  

Apakah akan diberikan kepada orang yang telah diputuskan tidak bersalah oleh pengadilan atau yang sudah menjalani hukuman.


Wapres: Pelaku Industri Informatika Harus Terus Berinovasi  

31 Agustus 2016

Wapres: Pelaku Industri Informatika Harus Terus Berinovasi  

Pameran ICT diharapkan menjadi tempat belajar meningkatkan dan mengembangkan teknologi informatika karena pengguna Internet Indonesia sangat besar.


Netizen Yogya Awasi Kinerja Pemerintah

15 Agustus 2016

Netizen Yogya Awasi Kinerja Pemerintah

Para pengguna Internet juga mengawasi transparansi kinerja pemerintah termasuk penggunaan anggaran.