Rayakan 30 Tahun EOS System, Canon Pimpin Pasar Kamera DSLR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung mencoba menggunakan kamera Canon EOS-5Ds R saat berlangsungnya pameran kamera di Yokohama, Kanagawa, Jepang, 12 Februari 2015. (Kiyoshi Ota/Bloomberg via Getty Images)

    Pengunjung mencoba menggunakan kamera Canon EOS-5Ds R saat berlangsungnya pameran kamera di Yokohama, Kanagawa, Jepang, 12 Februari 2015. (Kiyoshi Ota/Bloomberg via Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada Maret 2017 Canon akan merayakan 30 tahun hadirnya EOS System, yang meliputi seri kamera lensa lepas-tukar (interchangeable lens) EOS dan beragam aksesoris. Sistem ini dimulai dari lensa lepas-tukar EF.

    “Kepercayaan pelanggan, termasuk di Indonesia, membuktikan kualitas kamera Canon EOS dengan lensa EF-nya menjadi pilihan utama para pecinta fotografi dan videografi, dari kelas pemula hingga profesional,” kata Merry Harun, Canon Division Director PT. Datascrip, dalam keterangan tertulisnya, Senin 9 Januari 2017.

    EOS System dari Canon memulai debutnya pada Maret 1987 dengan diluncurkannya kamera single-lens reflex (SLR) EOS 650 dan lensa EF 35-70mm f/3.5-4.5, EF35-105mm f/3.5-4.5 dan EF50mm f/1.8.

    EOS, merupakan singkatan dari Electro Optical System, dalam mitologi Yunani merupakan Dewi Fajar. EOS System menjadi teknologi pertama di dunia yang secara penuh menggunakan sistem dudukan (mounting) elektrik, menghadirkan generasi terbaru dari kamera SLR dengan Auto Focus (AF).

    Canon terus mengembangkan teknologi seperti sensor CMOS, prosesor gambar dan lensa lepas-tukar untuk mendukung pengembangan EOS System. Pada September 2003, Canon berhasil menghadirkan kamera DSLR entry-level pertamanya, yaitu EOS 300D (di beberapa negara dikenal dengan EOS Kiss Digital atau EOS Digital Rebel).

    Kehadiran EOS 300D mendapatkan sambutan yang luar biasa. Desainnya yang compact, ringan dan mudah digunakan, serta harganya yang bersaing, menjadikan kamera ini banyak diminati, sekaligus menempatkannya sebagai pemimpin pasar kamera DSLR dunia. Hal ini terus belangsung selama 13 tahun berturut-turut hingga tahun 2015.

    “Berkat dukungan dan kepercayaan pelanggan, kamera seri EOS telah berhasil diproduksi hingga 80 juta unit,” kata Merry. “Sementara itu, pada Agustus 2016, produksi lensa EF telah melampaui 120 juta unit.”

    Tahun 2008, Canon merilis EOS 5D Mark II, kamera DSLR pertama di dunia yang dilengkapi dengan fungsi video Full HD, adopsi kamera DSLR sebagai alat untuk merekam video secara profesional. Tahun 2012, teknologi video diubah untuk lingkup B-to- B dengan hadirnya Cinema EOS System.

    Saat ini, total sudah ada 24 model kamera (termasuk kamera sinema, kamera film, dan compact- system camera), dengan 97 model lensa EF untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengguna yang beragam.

    ERWIN Z

    Baca:
    10 Hal yang Berubah Gara-gara iPhone
    Apple Luncurkan 3 iPad Baru Tahun Ini
    Samsung Rilis Galaxy S8 pada April, Siap Jual 60 Juta Unit



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.