Hybrid Cloud Lebih Diminati Perusahaan Indonesia, Kenapa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komputasi Awan.

    Komputasi Awan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Transformasi digital masih terus dilakukan oleh banyak perusahaan di Indonesia. Hari ini Microsoft berdasarkan survei perusahaannya menyatakan pemimpin Teknologi Informasi (TI) di Asia Pasifik mencari jalan dalam menyesuaikan pendekatan teknologi dengan proses transformasi digital organisasi, bersamaan dengan pengelolaan infrastruktur Teknologi Informasi yang sudah berjalan.

    ”Sebanyak 48 persen dari para pemimpin TI di Asia Pasifik memprioritaskan penggunaan hybrid cloud dibandingkan public cloud ataupun private cloud untuk organisasi mereka,” kata Yos Vincenzo, Cloud and Enterprise Business Group Lead Microsoft Indonesia melalui keterangan tertulisnya, Rabu 18 Januari 2017. Hybrid cloud merupakan gebungan dari cloud private dan publik.

    Ia menyatakan pimpinan Teknologi Informasi saat ini berusaha menyeimbangkan kebutuhan Teknologi Informasi mereka dengan tuntutan anggaran dan tuntutan untuk memodernisasi sistem yang dapat memenuhi tantangan masa depan digital.

    Dalam survei didapati bahwa 43 persen responden di Indonesia sudah menggunakan cloud hybrid. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 48 persen dalam kurun waktu 12 hingga 18 bulan mendatang.

    Lalu pengguna private cloud di Indonesia saat ini baru mencapai kisaran 30 persen. Sedangkan public cloud di Indonesia digunakan oleh sekitar 27 persen saja.

    Dalam survei didapati pula bahwa kemungkinan untuk responden meningkatkan investasi mereka pada penggunaan private cloud dan public cloud sangat kecil. Permintaan terhadap cloud hybrid yang lebih terintegrasi lebih besar dibandingkan kedua kategori produk cloud tersebut.

    Survei Microsoft di Asia Pasifik ini melibatkan 1.200 pemimpin Teknologi Informasi di 12 negara. Micrososft berusaha mencari tahu dan memahami bagaimana para pemimpin perusahaan mengembangkan strategi infrastruktur Teknologi Informasi untuk pemenuhan kebutuhan bisnis digital.

    MAYA NAWANGWULAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.