Kelompok Simpanse Ini Membunuh dan Memakan Pemimpinnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanibalisasi dalam kelompok simpanse Afrika. Iowa State University/Jill Pruetsz

    Kanibalisasi dalam kelompok simpanse Afrika. Iowa State University/Jill Pruetsz

    TEMPO.CO, Dakar - Sekelompok simpanse jantan terlihat membunuh dan memakan mantan pemimpin mereka yang tiran. Jill Pruetz, seorang profesor antropologi dari Iowa State University, mengatakan bahwa dia merasa "sangat sulit dan cukup mengerikan menyaksikan" sekelompok simpanse membunuh anggota kelompoknya sendiri dan menyiksa mayat hewan tersebut. Peristiwa yang terjadi pada 2013 itu menjadi insiden kesembilan komunitas simpanse membunuh bagian dari kelompoknya.

    Professor Pruetz menggambarkan, dalam tulisannya di dalam jurnal internasional Primatology yang terbit akhir Januari lalu, bagaimana dia melihat sekelompok simpanse menemukan jasad simpanse dewasa bernama Foudouko. Dulunya dia adalah pemimpin lebih dari 30 simpanse Afrika Barat (Pan troglodytes verus) yang hidup di Fongoli, sabana seluas 25 km persegi di sebelah tenggara Senegal. Setelah diasingkan selama lima tahun, Foudoko dibunuh oleh anggota kelompoknya.

    Setelah melewati tubuh pemimpinnya yang mati, mereka menyiksa dan memakannya dalam waktu hampir empat jam.Simpanse muda –-yang paling agresif dalam penyiksaan tersebut-- mungkin merasa mereka terancam oleh Foudouko, yang sebelumnya sangat dominan dan ditakuti secara luas ketika dia memimpin. Karena hewan-hewan muda ini unggul dalam jumlah dan bugar secara fisik, mereka pun membunuh Foudouko.

    Para ilmuwan masih tidak yakin mengapa simpanse muda menunjukkan perilaku yang aneh dan mengganggu ini. Dan penemuan ini mungkin membantu mengungkapkan mengapa beberapa hewan selain manusia menunjukkan agresi yang mematikan seperti itu. Selain itu juga membantu menjawab pertanyaan mengapa simpanse termasuk satwa yang berpotensi punah.

    Diduga sejumlah perubahan lingkungan yang dibuat manusia telah mengganggu lingkungan simpanse dan membuat mereka marah. Selain itu kompetisi mencari pasangan dan perebutan kekuasaan antara simpanse dewasa dengan simpanse muda mungkin juga menjadi penyebab kematian Foudouko.

    INDEPENDENT | NEW SCIENCE | NATIONAL GEOGRAPHIC | HOTMA SIREGAR

    Baca Juga:
    Tingkah Lucu Cucu Gus Dur pada Cap Go Meh di Karawang 
    Album 25 Adele Menangi Grammy Kategori Album of the Year


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H