Dua Kerangka Manusia Purba Bandung Ditemukan di Gua Pawon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti melakukan ekskavasi kerangka manusia prasejarah yang diperkirakan berusia 9.500 tahun di Goa Pawon, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 22 Maret 2017. Tim dari Balai Arkeologi Jawa Barat melakukan ekskavasi dan menemukan dua kerangka tulang belulang hewan vertebrata, dan perkakas batu, di kedalaman 2,30 dan 2,45 meter dari permukaan tanah di kotak ekskavasi T4S3. TEMPO/Prima Mulia

    Peneliti melakukan ekskavasi kerangka manusia prasejarah yang diperkirakan berusia 9.500 tahun di Goa Pawon, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, 22 Maret 2017. Tim dari Balai Arkeologi Jawa Barat melakukan ekskavasi dan menemukan dua kerangka tulang belulang hewan vertebrata, dan perkakas batu, di kedalaman 2,30 dan 2,45 meter dari permukaan tanah di kotak ekskavasi T4S3. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Tim peneliti dari Balai Arkeologi Bandung kembali menemukan dua kerangka yang diduga sebagai manusia prasejarah di Gua Pawon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Tim menemukannya di dua lokasi berbeda pada Senin dan Selasa, 20-21 Maret 2017.

    Baca juga: Gua Pawon, Rumah Orang Bandung Purba

    “Ini temuan rangka ke-6 dan ke-7 di Gua Pawon,” kata peneliti utama Balai Arkeologi Bandung, Lutfi Yondri, Rabu, 22 Maret 2017.

    Menurut dia, rangka manusia itu dalam kondisi rapuh. Bagian yang masih bisa dikenali adalah tengkorak, tulang lengan, dan tungkai kaki. “Umurnya belum dipastikan. Diperkirakan lebih tua dari 9.500 tahun,” ujarnya.

    Sejak terungkap pada 2000 oleh Kelompok Riset Cekungan Bandung, Balai Arkeologi Bandung menemukan tiga rangka individu manusia prasejarah di Gua Pawon yang berusia 5.600 tahun. Temuan ke-4 berusia 7.300 tahun lalu, dan rangka ke-5 berumur 9.500 tahun. “Dari kelima rangka itu, empat teridentifikasi sebagai ras mongoloid,” kata Lutfi.

    Rangka terbaru itu ditemukan di kedalaman 2,30 meter dan 2,45 meter. Posisi keduanya, kata Lutfi, tubuhnya tertekuk dengan kedua tangan di depan dada. “Dari ketebalan tulang tengkoraknya, diduga itu rangka orang dewasa,” ujarnya.

    Lihat juga: Ekskavasi Manusia Purba di Gua Pawon

    Posisi tersebut berbeda dengan temuan rangka ke-3 dan ke-4 sebelumnya. “Sama terlipat tubuhnya dalam keadaan miring, tapi lengan di sisi badan,” kata Lutfi. Balai Arkeologi Bandung akan memeriksa umur temuan terbaru itu.

    ANWAR SISWADI



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H