Cegah Insiden Baterai Terulang, Samsung Galaxy S8 Lewati Tes Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Samsung Galaxy Note 7. Kredit: Mashable

    Samsung Galaxy Note 7. Kredit: Mashable

    TEMPO.CO, Jakarta - Samsung Electronics Indonesia menyatakan keamanan konsumen menjadi hal yang paling utama setelah insiden Galaxy Note 7 yang terbakar di beberapa negara, termasuk untuk ponsel anyar Galaxy S8 dan S8+.

    "Kami melalui delapan titik pengecekan, jauh di atas standar," kata Kepala Pemasaran Produk Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant, usai peluncuran galaxy S8 dan S8+ di Jakarta, Selasa.

    Menurut Denny, pada umumnya ponsel dites dua hingga tiga kali.Setelah komponen baterai Galaxy S8 dan S8+ dirakit, Samsung mengetes siklus pengisian ulang daya berkali-kali sebelum mengecek ketahanan baterai.

    Baca: Samsung Galaxy S8 dan S8+ Resmi Masuk Indonesia, Cek Harganya

    Tes ketahanan baterai mencakup pengecekan bagian dalam dengan temperatur ekstrim.
    Setelah itu, baterai kembali dicek secara visual dengan standard yang telah mereka tetapkan.
    Baterai juga dites sinar X untuk memeriksa kemungkinan kejanggalan di bagian dalam baterai.

    Samsung melakukan "disassembling test", memisahkan baterai untuk mengecek kualitas, termasuk memeriksa kondisi sambungan tab baterai dan pita perekat.

    Baterai juga dimonitor perubahan voltase selama pembuatan, mulai dari tahap komponen hingga perangkat yang sudah lengkap.

    Baca; Galaxy S8 Catat Rekor Pemesanan Tertinggi dalam Sejarah Samsung

    Setelah proses produksi dan perangkat selesai dirakit, mereka melakukan “accelerated usage test” untuk memeriksa secara intensif, simulasi penggunaan perangkat secara terus menerus dan dipercepat.

    Samsung menarik sekitar 2,5 juta Note 7 dari peredaran sejak September dan secara permanen menghentikan produksi ponsel flagship tersebut pada Oktober 2016.

    Samsung Galaxy Note 7 tidak beredar di Indonesia karena mereka belum sempat meluncurkan produk tersebut.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H