Menaker Perkenalkan Aplikasi bagi Para Pencari Kerja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menaker Hanif Dhakiri bersama personil Slank saat launching aplikasi pencari kerja, Join Kandidat di Hotel Bidakara, 10 Mei 2017. Foto/Humas Kemenaker

    Menaker Hanif Dhakiri bersama personil Slank saat launching aplikasi pencari kerja, Join Kandidat di Hotel Bidakara, 10 Mei 2017. Foto/Humas Kemenaker

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri bersama grup musik Slank meluncurkan aplikasi daring "Join Kandidat" yang bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan pekerjaan.

    "Aplikasi menarik, terobosan dari anak bangsa ini memberikan akses yang lebih baik kepada pasar kerja yang dikhususkan kepada mereka yang menengah ke bawah. Selama ini yang memberikan akses ke pasar kerja lebih banyak kepada menengah ke atas," kata Menaker pada peluncuran aplikasi tersebut di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu.

    Menaker berharap aplikasi itu mampu membantu memecahkan masalah 60 persen lebih angkatan kerja nasional yang memiliki keterampilan rendah yang selama ini kesulitan mendapatkan akses lowongan pekerjaan, karena aplikasi itu mengakomodasi berbagai profesi dari mulai SPG, "office boy", kurir, supir, tukang sapu, buruh pabrik, penjaga toko, kasir, dan lainnya.

    Sekitar 2.500 profesi lain yang telah disahkan dalam Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) disebut telah tercakup dalam aplikasi itu.

    "Data Pusat Statistik menyebutkan, tujuh juta lebih pengangguran di Indonesia adalah pemuda putus sekolah dengan keahlian kerja terbatas. Mereka butuh lapangan kerja. Sayangnya, informasi lowongan pekerjaan yang disediakan oleh beberapa job portal yang telah ada, tak ramah dengan mereka. Syarat ijazah, pengalaman kerja, kemampuan bahasa Inggris, batasan usia, misalnya, sangat membatasi," terang Hanif.

    Aplikasi yang dapat diunduh melalui ponsel pintar tersebut menambah jumlah bursa kerja daring yang telah ada saat ini misalnya jobsdb.com, jobstreet.com, loker.id, jobindo.com atau karir.com maupun bursa kerja daring yang dikelola Dinas Ketenagakerjaan di masing-masing daerah.

    Namun, jika rata-rata laman bursa kerja tersebut tidak memungut biaya bagi pencari kerja, Join Kandidat meminta biaya keanggotaan sebesar Rp15 ribu pertahun.

    Chief Executive Officer Join Kandidat Adistya mengatakan selain mencari kerja, aplikasi daring tersebut juga dapat digunakan untuk memulai berwirausaha dengan adanya layanan jual beli yang disediakan.

    Sementara vokalis Slank, Kaka, mengatakan bahwa peluncuran Join Kandidat adalah ikhtiar mereka untuk membantu orang mendapatkan pekerjaan secara mudah termasuk mereka yang putus sekolah dan minim keterampilan yang butuh pekerjaan.

    Ia menambahkan dengan aplikasi itu, pencari kerja akan dipermudah karena hanya perlu sekali mengisi profil data diri dan untuk selanjutnya perusahaan yang akan aktif mencari pekerja yang dibutuhkan.

    "Dalam Join Kandidat, perusahaanlah yang mencari pekerja, bukan pekerja yang sibuk bikin CV dan melamar pekerjaan," kata Kaka, vokalis Slank.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.