Cisco Beberkan Sistem Jaringan Barunya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Las Vegas - Perusahaan pengembang dan penyedia teknologi jaringan berbasis internet, Cisco Systems Ltd., kembali menggelar konferensi tahunannya di Las Vegas, Amerika Serikat, 25-29 Juni 2017. Konferensi bertajuk Cisco Live! terbuka bagi seluruh pengguna teknologi Cisco dan tahun ini diharapkan bisa menyedot hingga 28 ribu orang.

    Selama lima hari ke depan konferensi akan diisi berbagai agenda mulai dari paparan CEO Cisco Charles H. Robbins hingga diskusi dengan sejumlah orang kunci di Cisco. Cisco Live! juga menghadirkan pameran World of Solutions yang mencerminkan sejumlah solusi yang telah dikembangkan Cisco bagi pengguna atau perusahaan di berbagai tempat.

    Baca: CEO Cisco dan Apple Ungkap Kerja Sama di Cisco Live!

    Seluruh acara konferensi digelar di Hotel Mandalay Bay, satu di antara hotel dan kasino mewah yang ada di Las Vegas Boulevard, atau yang dikenal sebagai the Strip. Sebagai catatan, sebanyak 17 dari 20 hotel besar dan mewah yang ada di Amerika Serikat ada di kota di tengah Gurun Nevada ini.

    Dalam paparannya yang membuka secara resmi Cisco Live!, Senin 26 Juni 2017 waktu setempat, Robbins mengulas kembali sistem jaringan ( networking) baru yang dirilis Sisco pekan lalu. Menurutnya, kebutuhan masa depan di mana miliaran mesin bisa saling terkoneksi tidak lagi bisa dipenuhi dengan teknologi kemarin. "Kita perlu membaharui jaringan," katanya di tengah ribuan audiens yang memenuhi North Convention Center di Mandalay Bay.

    Ada tiga kunci produk yang mendukung pengembangan jaringan terbaru Cisco yakni laboratorium arsitektur jaringan digital (DNA Lab), catalist 9000 platform, dan lalu lintas data yang terenkripsi. Ketiganya memampukan sistem jaringan baru Cisco mengelola data yang jauh lebih besar, menghilangkan masalah kompleksitas sehingga pemrosesan data bisa jauh lebih cepat, dan membangun keamanan yang lebih tinggi.

    Keluaran terakhir dari pengembangan itu adalah sebuah sistem jaringan yang pintar, mampu bekerja secara intuitif karena jaringan belajar berdasarkan input konteks yang diberikan. Kecerdasan dan tingkat keamanan yang tinggi itu dibutuhkan karena semakin banyak program yang sengaja dibuat untuk merusak (malware).

    Baca: Gempa 5 SR Guncang NTT, Pusat Gempa Berada di Darat

    Sistem jaringan baru mampu mendeteksi dan menangkal setiap ancaman. "Selama ini arsitektur keamanan Cisco menangkal 7,3 miliar ancaman setiap tahunnya," kata Robbins.

    Terkait data yang semakin besar, Chuck--sapaan Charles Robbins--menyebut pada 2020 nanti akan ada satu juta koneksi per jam. Saat ini lalu lintas data antar mesin disebutnya 1,7 juta koneksi per bulan. "Dengan ini kami juga akan mampu mentranformasi manajemen multi-cloud."

    Semua pengembangan itu, Chuck mengatakan hanya bisa dilakukan dengan cara 'menulis ulang' seluruh data. Itu sebabnya di awal sekali dia mengumumkan para pakar atau tenaga IT sebagai pahlawan super abad modern. "Ini adalah sistem jaringan baru untuk era yang baru," katanya.

    Oliver Roll, Chief Communications Officer Cisco, menargetkan akan ada 28 ribu orang datang ke konferensi tahun ini. "Dan mungkin 200 ribu dari mereka yang terlibat secara online," katanya. Mereka bukan hanya pengguna teknologi Cisco tapi juga seluruh pekerja atau pakar IT dari seluruh dunia.

    ZACHARIAS WURAGIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.