Top 5 Berita Tekno Hari Ini: Leluhur Bunga, Mobil Listrik, LG

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Model 3D leluhur dari semua bunga. Kredit: BBC

    Model 3D leluhur dari semua bunga. Kredit: BBC

    TEMPO.CO, Paris - Top 5 berita tekno hari ini antara lain diwarnai penelitian tim ilmuwan yang mengungkap bahwa semua bunga hidup pada akhirnya berasal dari satu leluhur tunggal yang hidup sekitar 140 juta tahun yang lalu, sebagaimana dikutip BBC, Selasa 1 Agustus 2017.

    Laporan lainnya adalah langkah pemerintah membentuk tim dengan melibatkan empat perguruan tinggi nasional dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk pengembangan mobil listrik. Bila berjalan mulus, mulai 2020 Indonesia sudah dapat melakukan produksi dalam negeri.

    Selain itu, LG Electronics (LG) mengkonfirmasi bakal ponsel andalannya akan menjadi yang pertama menerapkan layar OLED plastik dengan tampilan FullVision. Tampilan FullVision ini telah dimulai dengan LG G6 dan berlanjut ke LG Q6. LG juga mengindikasikan ponsel terbarunya ini memiliki layar berbentang 6 inci.

    Tiga topik di atas dan dua lainnya paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Tekno. Berikut selengkapnya lima berita hari ini yang terpopuler di kanal Tekno:

    1. Ilmuwan Ungkap Leluhur Pertama Semua Bunga

    Sebuah penelitian tim ilmuwan mengungkap bahwa semua bunga hidup pada akhirnya berasal dari satu leluhur tunggal yang hidup sekitar 140 juta tahun yang lalu, sebagaimana dikutip BBC, Selasa 1 Agustus 2017.

    Para ilmuwan itu menggabungkan berbagai model evolusi bunga dengan kumpulan data fitur dari bunga hidup. Dari situ tim ini mampu untuk menyimpulkan tampilan bunga leluhur. Bunga ini memiliki banyak siklus organ mirip kelopak yang diatur dalam uliran, dan biseksual.

    Hervé Sauquet, dari Université Paris-Sud, Prancis, salah satu penulis dari makalah yang diterbitkan pekan ini di Nature Communications mengatakan, "Tidak ada bunga hidup yang terlihat persis seperti nenek moyang ini, mengapa? Ini adalah bunga yang eksis setidaknya 140 juta tahun yang lalu dan telah berkembang menjadi beragam bunga yang ada saat ini."

    Baca selengkapnya

    2. Pemerintah Lirik 4 Universitas untuk Kembangkan Mobil Listrik

    Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengatakan telah membentuk tim dengan melibatkan empat perguruan tinggi nasional dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk pengembangan mobil listrik. Bila berjalan mulus, ia menargetkan mulai 2020 Indonesia sudah dapat melakukan produksi dalam negeri.

    Empat perguruan tinggi itu adalah Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Institut Teknologi Surabaya (ITS). Pemilihan empat perguruan tinggi itu, menurut Nasir, karena fakultas teknik di empat universitas itu telah mengembangkan masing-masing komponen yang dibutuhkan dalam pembuatan satu unit mobil listrik.

    “Ada yang berkonsentrasi mengembangkan baterai, ada yang pengembangan ke mekatroniknya, ada yang ke materialnya, dan di elektronikanya. Jadi itu dikombinasikan, karena itu komponen mobil listrik, kelebihan mereka kami gabungkan menjadi satu,” ujar Mohamad Nasir di Gedung BPPT, Jakarta Pusat, Kamis, 3 Agustus 2017.

    Baca selengkapnya

    3. LG Pastikan Ponsel Andalan Mendatang Gunakan Layar OLED 6 Inci

    Produsen ponsel asal Korea Selatan, LG Electronics (LG), mengkonfirmasi bakal ponsel andalannya akan menjadi yang pertama menerapkan layar OLED plastik dengan tampilan FullVision. Tampilan FullVision ini telah dimulai dengan LG G6 dan berlanjut ke LG Q6. LG juga mengindikasikan ponsel terbarunya ini memiliki layar berbentang 6 inci.

    Selain keuntungan kesan visual dan profil ramping dari tampilan FullVision, penggunaan OLED ini disebut bakal ideal untuk aplikasi Virtual Reality yang menjadi salah satu kunci utama pertumbuhan dalam industri ponsel

    “Teknologi OLED telah menjadi salah satu kompetensi inti LG dan teknologi ini selalu dipandang sangat potensial memberi nilai tambah bagi smartphone,” ujar Juno Cho, Presiden LG Electronics Mobile Communications Company, Kamis 3 Agustus 2017.

    Baca selengkapnya

    4. Daimler Kucurkan Rp 400 M untuk Taksi Terbang Otonom Volocopter

    Mimpi perusahaan Jerman, Volocopter, untuk menciptakan transportasi udara pribadi telah maju selangkah saat perusahaan Selasa lalu mengumumkan telah menerima investasi US$ 30 juta atau sekitar Rp 400 miliar yang dipimpin oleh raksasa otomotif Eropa, Daimler.

    Pengusaha Jerman Lukasz Gadowski juga ikut berpartisipasi dalam pendanaan itu. Volocopter mengatakan akan menggunakan uang itu untuk pembangunan berkelanjutan taksi terbangnya, atau kendaraan listrik yang lepas landas dan mendarat secara vertikal (eVTOL).

    Perusahaan berharap pesawat itu, yang bisa membawa dua orang, akan memainkan peran penting dalam memperbarui transportasi perkotaan.

    Baca selengkapnya

    5. 1,2 Miliar iPhone Telah Terjual Sejak Diluncurkan pada 2007

    Dalam telekonferensi yang dilakukan untuk mengumumkan kinerja kuartal fiskal ketiga Apple, Selasa, 1 Agustus 2017, CEO Tim Cook mengungkapkan bahwa Apple telah menjual 1,2 miliar perangkat iPhone sejak perangkat ikonik pertama diluncurkan pada bulan Juni 2007.

    Di saat yang sama tahun lalu, Apple mengumumkan bahwa mereka telah menjual satu miliar unit perangkat pintarnya sejak 2007. Itu berarti bahwa selama setahun terakhir, 200 juta model iPhone telah terjual pada pelanggan.

    Cook mengatakan bahwa penjualan iPhone saat ini mengesankan, terutama pada versi high-end dari jajaran iPhone. Penjualan Apple iPhone 7 Plus melampaui penjualan tahun sebelumnya dari Apple iPhone 6s Plus, yang merupakan ponsel andalan perusahaan pada 2015.

    Baca selengkapnya

    Selain kabar tentang leluhur seluruh bunga, rencana pengembangan mobil listrik, layar OLED LG, serta dua topik lainnya di atas, Anda bisa membaca berita hari ini lainnya di kanal Tekno Tempo.co.

    ERWIN ZACHRI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.