Minggu, 25 Februari 2018

5 Juta Xiaomi Redmi Note 4 Telah Terjual di India Tahun Ini

Oleh :

Tempo.co

Minggu, 13 Agustus 2017 03:01 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 5 Juta Xiaomi Redmi Note 4 Telah Terjual di India Tahun Ini

    Xiaomi Redmi Note 4. gsmarena.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Minggu lalu, Xiaomi mengungkapkan telah menjual lima juta unit Redmi Note 4 di India pada tahun 2017.

    Ponsel ini diluncurkan pada bulan Januari dan telah menjadi perangkat paling banyak dikapalkan di negeri itu, dengan pangsa 7,2 persen.

    Baca: Raih Pinjaman Rp 13,3 Triliun, Xiaomi Kembangkan Ritel Baru

    Untuk spesifikasi, Redmi Note 4 dilengkapi dengan layar LCD 5,5 inci dengan resolusi (FHD)  1080 x 1920. Snapdragon 625 mendukung perangkat, termasuk RAM 4GB dan  penyimpanan asli 64GB.

    Kombinasi dari Snapdragon 625 dan baterai 4100mAh membuat pemilik tidak perlu khawatir kehabisan daya dengan cepat.

    India terjadi menjadi pasar smartphone terbesar kedua di dunia, merebut gelar itu dari AS tahun lalu. Tapi sebagian besar produsen handset besar tidak cukup bergembira dengan fakta ini, sebagian besar karena alasan ekonomi.

    Untuk 2013, data terbaru yang tersedia, pendapatan India per kapita adalah US$ 1.570 yang menempatkan negara itu di posisi ke-112 dari 164 negara yang diukur oleh Bank Dunia.

    Jelas, angka itu tidak meninggalkan banyak uang bagi konsumen untuk membeli ponsel unggulan dan kelas atas. Namun, lingkungan ini sempurna untuk produsen tipe nilai seperti  produsen asal Cina Xiaomi.

    Baca: Xiaomi Buka Kesempatan bagi Pengguna untuk Menguji MIUI 9

    Untuk merayakan pencapaian penjualan 5 juta unit Redmi Note 4, Xiaomi membuat mosaik yang terbuat dari beras. Mosaik itu  akan memberi makan 5 juta orang yang membutuhkan di India dan Pakistan.

    PHONEARENA | ERWIN Z


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.