Fungsi Usus Buntu Lama Jadi Misteri, Ternyata Ini Jawabannya

Reporter

Ilustrasi sakit perut. Shutterstock

TEMPO.CO, North Carolina - Apa fungsi usus buntu bagi manusia? Pertanyaan itulah yang kerap dilontarkan orang awam kepada dokter saat keluarganya menjalani operasi usus buntu.

Bill Parker dan timnya dari Duke University di North Carolina, Amerika Serikat, mengungkapnya dalam jurnal Clinical Gastroentrology and Hepatology. Menurut tim, usus buntu ternyata memiliki fungsi mempertahankan keragaman mikroba dalam usus.

Misalnya, terhindar dari infeksi bakteri Clostridium difficile. Bakteri ini menyebabkan diare pada manusia. Bahkan, dalam jurnal tersebut, orang yang tak punya usus buntu memiliki potensi terinfeksi bakteri C. difficile empat kali lebih besar.

Namun, bukan berarti usus buntu tak boleh diangkat. Menurut tim, usus buntu yang membengkak dan terinfeksi perlu dibuang agar tak menyebabkan masalah organ pencernaan lain.

Dalam riset lain, banyak mamalia ternyata tetap mempertahankan usus buntu dalam proses evolusi mereka. Jurnal yang dipimpin Heather Smith, peneliti biologi dari Midwestern University di Illinois itu melakukan analisis usus buntu pada 533 spesies mamalia.

Smith dan tim mengembangkan pohon silsilah untuk melihat sejarah keberadaan usus buntu pada mamalia tersebut. Studi mereka terbit dalam jurnal Comptes Rendul Palevol. "Usus buntu tidak hilang begitu saja. Ini menunjukkan bahwa organ ini penting," tulis tim.

Simak artikel menarik lainnya tentang usus buntu hanya di kanal Tekno Tempo.co.

CLININAL GASTROENTROLOGY AND HEPATOLOGY | COMPTES RENDUL PALEVOL | AMRI MAHBUB






Punya Hewan Peliharaan, Awas Tertular Penyakit Berikut

8 Februari 2021

Punya Hewan Peliharaan, Awas Tertular Penyakit Berikut

Punya hewan peliharaan memang menghibur. Tapi awas, mereka juga bisa menularkan penyakit kepada pemiliknya.


Banjir Lagi, Waspadai Penyakit Akibat Virus dan Jamur Berikut

8 Februari 2021

Banjir Lagi, Waspadai Penyakit Akibat Virus dan Jamur Berikut

Banjir selalu menyisakan berbagai masalah, bukan hanya kotoran dan lumpur tapi juga beragam penyakit akibat virus dan jamur.


Mengenal Vertigo, Penyakit Penyebab Wafatnya Rektor Paramadina

7 Februari 2021

Mengenal Vertigo, Penyakit Penyebab Wafatnya Rektor Paramadina

Rektor Paramadina, Firmanzah, wafat karena vertigo. Penyakit ini banyak dialami orang tapi kurang dipahami bahayanya.


Cegah Stroke dengan Selalu Gembira dan Aktif

7 Februari 2021

Cegah Stroke dengan Selalu Gembira dan Aktif

Dokter mengatakan membangkitkan rasa gembira dan bahagia merupakan cara efektif serta mudah yang dapat dilakukan untuk mencegah stroke.


Hindari Faktor Pemicu Kanker, Dokter Beri Saran

6 Februari 2021

Hindari Faktor Pemicu Kanker, Dokter Beri Saran

Dokter menjelaskan penyebab penyakit kanker dan faktor pemicu yang sebenarnya bisa dihindari, termasuk memilih gaya hidup sehat.


Pentingnya Peran Bidan sebagai Garda Terdepan Deteksi Kanker Payudara

2 Februari 2021

Pentingnya Peran Bidan sebagai Garda Terdepan Deteksi Kanker Payudara

Bidan sebagai tenaga kesehatan yang berada di tengah masyarakat dan lini terdepan pelayanan kesehatan pun harus paham deteksi dini kanker payudara.


Sering Terlambat Terdeteksi, Ini Pesan Pakar tentang Kanker Payudara

2 Februari 2021

Sering Terlambat Terdeteksi, Ini Pesan Pakar tentang Kanker Payudara

Pakar mengingatkan perlunya mengenali gejala kanker payudara lebih dini untuk menurunkan risiko keparahan penyakit dan mempercepat penyembuhan.


5 Penyakit dengan Kasus Kematian Tertinggi yang Perlu Diwaspadai

25 Januari 2021

5 Penyakit dengan Kasus Kematian Tertinggi yang Perlu Diwaspadai

Indonesia mengalami kenaikan jumlah prevalensi penyakit tidak menular dan menjadi penyebab kematian tertinggi. Penyakit apa saja itu?


Radang Usus Kronis dan GERD Tak Sama, Pakar Jelaskan Bedanya

24 Januari 2021

Radang Usus Kronis dan GERD Tak Sama, Pakar Jelaskan Bedanya

Jangan samakan GERD dengan radang usus kronis atau IBD meski sama-sama menyerang lambung. Simak penjelasan pakar berikut.


Dokter Ungkap Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Suntik Vaksin Covid-19

24 Januari 2021

Dokter Ungkap Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Suntik Vaksin Covid-19

Dokter mengatakan kandidat penerima vaksin Covid-19 harus memenuhi sejumlah kriteria yang mencakup usia 18-59 tahun dan berada dalam kondisi fit.