Sabtu, 23 Juni 2018

Indosat Ooredo Gelar Workshop Digital Personal Branding

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indosat Ooredo ingin meningkatkan wawasan digital, baik secara pribadi maupun profesional di kalangan mahasiswa.

    Indosat Ooredo ingin meningkatkan wawasan digital, baik secara pribadi maupun profesional di kalangan mahasiswa.

    INFO TEKNO - Indosat Ooredoo melalui Brand IM3 Ooredoo menyelenggarakan workshop digital personal branding dengan tema “Digital Transformation, You Need To Know” kepada mahasiswa Universitas Indonesia, Selasa, 12 September 2017.

    IM3 Ooredoo menyadari bahwa era digital telah mengubah tingkah laku dan karakter masyarakat, sekaligus menciptakan generasi digital. Mereka hadir sebagai generasi yang memiliki semangat untuk tampil unik, berbeda, bebas, menjadi trend setter, dan memiliki ambisi untuk terus berkarya. Melihat berbagai perubahan ini, IM3 Ooredoo terus menghadirkan produk-produk dan layanan yang paling inovatif, dengan paket internet terlengkap serta memberikan kebebasan berekspresi tanpa khawatir.

    Workshop ini bertujuan agar mahasiswa dapat meningkatkan wawasan digital, baik secara pribadi maupun profesional. Selain itu, juga mendorong mahasiswa untuk dapat menciptakan citra diri yang lebih baik dan siap berkompetisi dalam era digital. Diharapkan workshop ini bisa memberi banyak wawasan dan membantu sesama mahasiswa untuk memahami transformasi digital terutama digital personal branding.

    Beberapa pembicara pun dihadirkan dalam workshop ini, di antaranya General Manager Content Proposition Indosat Ooredoo Reginald A. Ghazali, Head of Dept. Non-Dig. Media, PR, dan Internal Comm. Indosat Ooredoo Romano Bhaktinegara, i4 Trainer Personal Branding, Digital Endorser, dan Aktris Aline Adita, serta i4 Trainer Public Speaking, Digital Endorser, dan Presenter Rahmah Umayya. (*)


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ini 12 Merek yang Paling Dicari di Dunia. Ada Produsen Indonesia.

    Lembaga Kantar Worldpanels Brand Footprint menganalisis 18 ribu merek di 43 negara pada 2017. Ini yang paling banyak dicari konsumen.