Jumat, 22 September 2017

Panel Surya Membuat Bangunan Lebih Sejuk

Senin, 25 Juli 2011 | 10:23 WIB
REUTERS/Toru Hanai

REUTERS/Toru Hanai.

TEMPO Interaktif, San Diego - Panel surya di atas atap rumah Anda tak hanya menghasilkan energi listrik yang bersih dan ramah lingkungan. Panel itu juga mendinginkan rumah atau tempat Anda bekerja. Sebuah tim peneliti yang dipimpin oleh Jan Kleissl, dosen teknik lingkungan di Jacobs School of Engineering di University of California (UC) San Diego, mengungkapkan manfaat pendinginan temperatur yang diberikan oleh panel photovoltaic surya.

Dalam studi yang akan dipublikasikan di jurnal Solar Energy, Kleissl dan timnya melakukan pencitraan panas untuk menghitung efek itu. Mereka menemukan bahwa pada siang hari suhu langit-langit bangunan di bawah panel surya lebih dingin tiga derajat Celsius ketimbang langit-langit di bawah atap biasa. Pada malam hari, panel itu menjaga panas tetap di dalam bangunan, mengurangi ongkos pemanas pada musim dingin di negara empat musim. “Lihatlah efek samping positifnya,” kata Kleissl.

Ketika makin banyak perumahan dan bangunan komersial memasang panel surya di atas atap, maka harus dipikirkan dampak panel surya itu pada ongkos energi total bangunan. Tim Kleissl memastikan biaya yang dihemat untuk mendinginkan gedung sama dengan memperoleh diskon 5 persen untuk harga panel surya selama masa pakai panel itu. Dengan kata lain, penghematan ongkos pendinginan setara dengan menjual energi listrik 5 persen lebih banyak ke perusahaan listrik daripada energi yang sebenarnya dihasilkan panel surya.

Data untuk studi tersebut dikumpulkan dari atap Powell Structural Systems Laboratory di Jacobs School of Engineering selama tiga hari di pada April. Pemantauan dilakukan menggunakan sebuah kamera inframerah termal. Gedung itu dilengkapi dengan panel surya yang dipasang dengan kemiringan tertentu dan panel yang diletakkan sejajar dengan atap. Beberapa bagian atap dibiarkan kosong tanpa tertutup panel.

“Panel itu berfungsi seperti penutup atap,” kata Anthony Dominguez, ketua proyek tersebut.

Cahaya matahari yang biasanya memanggang atap dan menyebabkan panas menembus atap dan langit-langit bangunan kini dihalangi oleh panel surya yang menyerap panas tersebut. Sebagian panas sisanya hilang terbawa angin yang berembus di antara panel dan atap.

Manfaat pendinginan akan semakin besar bila ada celah terbuka sehingga udara dapat bersirkulasi antara bangunan dan panel surya. Akibatnya, panel yang terpasang miring memberi pengaruh pendinginan lebih besar. “Makin efisien panel surya itu, makin besar efek pendinginannya,” kata Kleissl.

Para peneliti menganalisis panel surya menurunkan panas yang menimpa atap hingga 38 persen. “Ada cara yang jauh lebih efisien untuk mendinginkan gedung secara pasif, seperti membran atap reflektif,” ujarnya. “Tapi, jika Anda mempertimbangkan memasang panel surya, Anda dapat mengharapkan penurunan energi yang cukup besar untuk mendinginkan rumah atau kantor Anda.”

SCIENCEDAILY | UCSD | TJANDRA


Selengkapnya
Grafis

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Libur Nasional 2018 dan Waktu Cuti yang Cocok Kita Ambil

Tempat-tempat yang patut dikunjungi saat libur nasional tahun 2018, tamasya semakin asyik bila kita memperpanjang waktu istirahat dengan mengambil cuti.