Pesawat Tanpa Awak Ini Bisa Membuntuti Anda

Selasa, 28 Mei 2013 | 17:39 WIB
Pesawat Tanpa Awak Ini Bisa Membuntuti Anda
Anggota Angkatan Laut Amerika Serikat mempersiapkan pesawat tanpa awak X-47B untuk melakukan test terbang dari dek kapal induk USS George H.W. Bush di pantai Virginia (15/5). AP/U.S. Navy photo by Mass

TEMPO.CO, New York -Seorang pria asal New York, Sameer Parekh telah menciptakan remote dan pesawat tanpa awak. Ia merilis perusahaan robot terbang otomatis, Falkor Systems yang memproduksi dan menjual produk robotik.

Prototipe produk ciptaan terbaru Parekh menggunakan algoritma tiruan untuk melacak orang, dan mengikutinya dari jarak yang aman, lalu merekam perjalanan orang tersebut dalam sebuah video. Selain itu, pesawat tanpa awak ini juga bisa menghasilkan foto.

Dalam sebuah video, terlihat pesawat tanpa awak itu dilatih untuk untuk mengikuti grafik yang tertera pada kaos yang digunakan oleh seseorang. Dalam beberapa tahun ke depan, Parekh berharap bisa membuat perangkat lunak dan perangkat keras dari pesawat tanpa awak ciptaannya itu menjadi lebih baik. Hal ini agar pesawat tanpa awak itu bisa dikomersilkan untuk merekam kegiatan olahraga ekstrim, misalnya loncat tebing.

"Pesawat tanpa awak itu bisa merekam dan melacak kegiatan loncat tebing secara otomatis saat para atlet tengah loncat dari tebing,"kata Parekh

Suatu hari nanti, pesawat tanpa awak ini mungkin bisa jadi seperti binatang peliharaan.



Selain Parekh, inovasi konsep pesawat tanpa awak juga tengah digarap oleh sejumlah mahasiswa di Oklahoma. Mereka mendesain konsep pesawat tanpa awak untuk mengatasi serangan badai tornado.

POPSCI | APRILIANI GITA FITRIA



Terhangat:
Darin Mumtazah & Luthfi
| Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha


Berita terpopuler:

Samsung Dirumorkan Rilis Galaxy S4 Mini

Intel Atom Bakal Hadir di Samsung Galaxy Tab 3 

Microsoft Gandeng Google untuk Aplikasi YouTube 

Begini Karakter Orang Cerdas Menyerap Informasi

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan