Mengenal Visi Jepang Society 5.0: Integrasi Ruang Maya dan Fisik

Reporter

Terjemahan

Editor

Erwin Prima

Selasa, 29 Januari 2019 18:21 WIB

Visi Jepang Society 5.0. Kredit: Pemerintah Jepang

TEMPO.CO, Davos - Dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2019 di Davos, Swiss, pada Rabu, 23 Januari lalu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjelaskan visi baru Jepang, Society 5.0.

Baca: Populasi Menyusut, Jepang Rekrut Perempuan untuk Militer

Society 5.0, menurut Kantor Kabinet Jepang, didefinisikan sebagai sebuah masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang sangat mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik.

“Di Society 5.0, itu bukan lagi modal, tetapi data yang menghubungkan dan menggerakkan segalanya, membantu mengisi kesenjangan antara yang kaya dan yang kurang beruntung. Layanan kedokteran dan pendidikan, dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, akan mencapai desa-desa kecil di wilayah Sub-Sahara," ujar Abe. “Tugas kita jelas. Kita harus membuat data sebagai penghambat kesenjangan yang besar,” tambahnya.

Society 5.0 diusulkan dalam Rencana Dasar Sains dan Teknologi ke-5 sebagai masyarakat masa depan yang harus dicita-citakan oleh Jepang. Ini mengikuti tahapan masyarakat berburu (Society 1.0), masyarakat pertanian (Society 2.0), masyarakat industri (Society 3.0), dan masyarakat informasi (Society 4.0).

Dalam masyarakat informasi (Society 4.0), berbagi pengetahuan dan informasi lintas bagian tidak cukup, dan kerja sama itu sulit. Adapun Society 5.0 mencapai tingkat konvergensi yang tinggi antara ruang maya (ruang virtual) dan ruang fisik (ruang nyata).

Dalam Society 4.0, orang akan mengakses layanan cloud (basis data) di dunia maya melalui Internet. Di Society 5.0, sejumlah besar informasi dari sensor di ruang fisik terakumulasi di dunia maya.

Di dunia maya, data besar ini dianalisis dengan kecerdasan buatan (AI), dan hasil analisis diumpankan kembali ke manusia dalam ruang fisik dalam berbagai bentuk.

Berikut bentuk-bentuk Society 5.0 menurut pemerintah Jepang:

1. Drone

Society 5.0 Drone. Kredit: Pemerintah Jepang

Drone sedang diterapkan untuk mengirimkan barang, mensurvei properti, dan mendukung bantuan bencana di seluruh dunia. Mereka melayang di atas ladang dan gunung tepat di lingkungan Anda.

2. Peralatan Rumah Tangga AI

Society 5.0 Peralatan Rumah Tangga AI. Kredit: Pemerintah Jepang.

Peralatan rumah tangga yang menanamkan kecerdasan buatan (AI) dikembangkan dan dijual di seluruh dunia dan juga di Jepang. Kenyamanan akan meningkat ketika peralatan rumah dihubungkan satu sama lain. AI akan mendukung kehidupan sehari-hari Anda.

3. Perawatan Medis

Society 5.0 Perawatan Medis. Kredit: Pemerintah Jepang

Masyarakat lanjut usia menjadi tantangan pemerintah Jepang untuk menyediakan perawatan medis. Robot dan bentuk lain dari teknologi mutakhir memberikan petunjuk untuk solusi.

4. Kerja Cerdas (Meningkatnya peran robot)

Society 5.0 Kerja Cerdas. Kredit: Pemerintah Jepang.

Pekerjaan akan tergantung pada cuaca dan bahaya. Mereka yang bekerja keras di lingkungan yang menantang akan segera memiliki mitra yang keren dan dapat dipercaya, mitra yang dapat bekerja dalam kondisi apa pun (robot).

5. Manajemen yang Cerdas

Society 5.0 Manajemen Cerdas. Kredit: Pemerintah Jepang

Belanja dan bepergian lebih nyaman dengan "cloud" yang baru. Difusi cepat layanan cloud telah menyenangkan pengguna dan perusahaan. Investasi dengan modal rendah dan integrasi yang mudah menguntungkan perusahaan kecil dan menengah serta bisnis individu.

6. Kendaraan otonom

Society 5.0 Kendaraan Otonom. Kredit: Pemerintah Jepang.

Berkendara otonom, yang sering digambarkan dalam film dan manga, adalah teknologi yang melambangkan masa depan. Kita bisa berharap untuk melihat penggunaannya dalam transportasi umum dan logistik dan menyebar ke rumah tangga umum.

Simak artikel lainnya tentang visi baru Jepang, Society 5.0, di kanal Tekno Tempo.co.

DAILY NEWS | GOV-ONLINE | CAO


Berita terkait

NATO Memperkuat Kemitraan dengan Jepang

7 jam lalu

NATO Memperkuat Kemitraan dengan Jepang

Sekjen NATO Jens Stoltenberg kunjungan kerja ke Jepang untuk memperkuat kemitraan di tengah perang Ukraina yang masih berkecamuk.

Baca Selengkapnya

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

9 jam lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Baca Selengkapnya

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa Sulawesi Utara dan Jayapura, Kekang Chip Cina

16 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Gempa Sulawesi Utara dan Jayapura, Kekang Chip Cina

Top 3 Tekno Berita Kemarin, Senin 30 Januari 2023, diisi dua berita kejadian gempa.

Baca Selengkapnya

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

1 hari lalu

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau situasi Covid-19 di China.

Baca Selengkapnya

Ikut AS, Jepang dan Belanda Batasi Akses Cina ke Chip Canggih

1 hari lalu

Ikut AS, Jepang dan Belanda Batasi Akses Cina ke Chip Canggih

Sanksi baru itu dirancang untuk membatasi akses perusahaan Cina ke teknologi pembuatan chip utama dari ASML, Nikon, dan Tokyo Electron.

Baca Selengkapnya

KBRI Tokyo Tawarkan SDM Indonesia pada Perusahaan Jepang

1 hari lalu

KBRI Tokyo Tawarkan SDM Indonesia pada Perusahaan Jepang

Saat ini, ada 44 ribu pekerja Indonesia dengan status magang dan 10 ribu tenaga kerja terampil di Jepang.

Baca Selengkapnya

Bergaya Kawaii, Mengenal Penyanyi Jepang Kyary Pamyu Pamyu

2 hari lalu

Bergaya Kawaii, Mengenal Penyanyi Jepang Kyary Pamyu Pamyu

Penyanyi dan model Jepang, Kiriko Takemura atau Kyary Pamyu Pamyu lahir pada 29 Januari 1993

Baca Selengkapnya

Musim Semi Segera Tiba, Kapan Waktu Terbaik Kunjungi Jepang untuk Lihat Bunga Sakura?

2 hari lalu

Musim Semi Segera Tiba, Kapan Waktu Terbaik Kunjungi Jepang untuk Lihat Bunga Sakura?

Bulan April biasanya menjadi salah satu waktu yang paling diminati wisatawan untuk berkunjung ke Jepang. Sebab, saat itu bunga sakura bermekaran.

Baca Selengkapnya

Daftar Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Indonesia, TKA Cina Nomor Satu

2 hari lalu

Daftar Tenaga Kerja Asing Terbanyak di Indonesia, TKA Cina Nomor Satu

Tenaga Kerja Asing manakah terbanyak di Indonesia? TKA Cina di urutan pertama, disusul dari Jepang dan Korea Selatan. Berapa jumlahnya?

Baca Selengkapnya

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

3 hari lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.

Baca Selengkapnya