Rabu, 8 Juli 2020

Mengenal Visi Jepang Society 5.0: Integrasi Ruang Maya dan Fisik

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Erwin Prima

Selasa, 29 Januari 2019 18:21 WIB

Visi Jepang Society 5.0. Kredit: Pemerintah Jepang

TEMPO.CO, Davos - Dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2019 di Davos, Swiss, pada Rabu, 23 Januari lalu, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menjelaskan visi baru Jepang, Society 5.0.

Baca: Populasi Menyusut, Jepang Rekrut Perempuan untuk Militer

Society 5.0, menurut Kantor Kabinet Jepang, didefinisikan sebagai sebuah masyarakat yang berpusat pada manusia yang menyeimbangkan kemajuan ekonomi dengan penyelesaian masalah sosial melalui sistem yang sangat mengintegrasikan ruang maya dan ruang fisik.

“Di Society 5.0, itu bukan lagi modal, tetapi data yang menghubungkan dan menggerakkan segalanya, membantu mengisi kesenjangan antara yang kaya dan yang kurang beruntung. Layanan kedokteran dan pendidikan, dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, akan mencapai desa-desa kecil di wilayah Sub-Sahara," ujar Abe. “Tugas kita jelas. Kita harus membuat data sebagai penghambat kesenjangan yang besar,” tambahnya.

Advertising
Advertising

Society 5.0 diusulkan dalam Rencana Dasar Sains dan Teknologi ke-5 sebagai masyarakat masa depan yang harus dicita-citakan oleh Jepang. Ini mengikuti tahapan masyarakat berburu (Society 1.0), masyarakat pertanian (Society 2.0), masyarakat industri (Society 3.0), dan masyarakat informasi (Society 4.0).

Dalam masyarakat informasi (Society 4.0), berbagi pengetahuan dan informasi lintas bagian tidak cukup, dan kerja sama itu sulit. Adapun Society 5.0 mencapai tingkat konvergensi yang tinggi antara ruang maya (ruang virtual) dan ruang fisik (ruang nyata).

Dalam Society 4.0, orang akan mengakses layanan cloud (basis data) di dunia maya melalui Internet. Di Society 5.0, sejumlah besar informasi dari sensor di ruang fisik terakumulasi di dunia maya.

Di dunia maya, data besar ini dianalisis dengan kecerdasan buatan (AI), dan hasil analisis diumpankan kembali ke manusia dalam ruang fisik dalam berbagai bentuk.

Berikut bentuk-bentuk Society 5.0 menurut pemerintah Jepang:

1. Drone

Society 5.0 Drone. Kredit: Pemerintah Jepang

Drone sedang diterapkan untuk mengirimkan barang, mensurvei properti, dan mendukung bantuan bencana di seluruh dunia. Mereka melayang di atas ladang dan gunung tepat di lingkungan Anda.

2. Peralatan Rumah Tangga AI

Society 5.0 Peralatan Rumah Tangga AI. Kredit: Pemerintah Jepang.

Peralatan rumah tangga yang menanamkan kecerdasan buatan (AI) dikembangkan dan dijual di seluruh dunia dan juga di Jepang. Kenyamanan akan meningkat ketika peralatan rumah dihubungkan satu sama lain. AI akan mendukung kehidupan sehari-hari Anda.

3. Perawatan Medis

Society 5.0 Perawatan Medis. Kredit: Pemerintah Jepang

Masyarakat lanjut usia menjadi tantangan pemerintah Jepang untuk menyediakan perawatan medis. Robot dan bentuk lain dari teknologi mutakhir memberikan petunjuk untuk solusi.

4. Kerja Cerdas (Meningkatnya peran robot)

Society 5.0 Kerja Cerdas. Kredit: Pemerintah Jepang.

Pekerjaan akan tergantung pada cuaca dan bahaya. Mereka yang bekerja keras di lingkungan yang menantang akan segera memiliki mitra yang keren dan dapat dipercaya, mitra yang dapat bekerja dalam kondisi apa pun (robot).

5. Manajemen yang Cerdas

Society 5.0 Manajemen Cerdas. Kredit: Pemerintah Jepang

Belanja dan bepergian lebih nyaman dengan "cloud" yang baru. Difusi cepat layanan cloud telah menyenangkan pengguna dan perusahaan. Investasi dengan modal rendah dan integrasi yang mudah menguntungkan perusahaan kecil dan menengah serta bisnis individu.

6. Kendaraan otonom

Society 5.0 Kendaraan Otonom. Kredit: Pemerintah Jepang.

Berkendara otonom, yang sering digambarkan dalam film dan manga, adalah teknologi yang melambangkan masa depan. Kita bisa berharap untuk melihat penggunaannya dalam transportasi umum dan logistik dan menyebar ke rumah tangga umum.

Simak artikel lainnya tentang visi baru Jepang, Society 5.0, di kanal Tekno Tempo.co.

DAILY NEWS | GOV-ONLINE | CAO