Menkes Sebut 88 Penderita Mpox di Indonesia Sembuh, Vaksin dan Alat Periksa Sudah Disebar

Kamis, 5 September 2024 17:32 WIB

Petugas kesehatan membantu seorang penumpang yang sakit dari Malaysia saat melakukan pengawasan di Pelabuhan Dumai, Riau, Jumat, 30 Agustus 2024. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai meningkatkan pengawasan terhadap penumpang yang tiba dari luar negeri untuk mencegah penyebaran penyakit cacar monyet (Mpox) masuk ke Riau dengan cara mendeteksi suhu tubuh penumpang dan akan memberlakukan pengisian aplikasi SATUSEHAT Health Pass untuk masuk ke pelabuhan itu. ANTARA/Aswaddy Hamid

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan 88 orang penderita cacar monyet alias monkeypox (Mpox) di Indonesia yang tercatat sejak 2022 hingga saat ini sudah dinyatakan sembuh. Para pasien tersebut terkena Mpox varian clade IIB.

“Ini seratus persen (pasien Mpox) sembuh di Indonesia,” kata Budi kepada awal media di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu 4 September 2024.

Menurut Menteri Budi, varian Mpox yang berbahaya dan mematikan adalah subclade 1. Kematian akibat varian ini banyak terjadi di negara-negara Benua Afrika. Di luar wilayah tersebut, ada juga kasus dari Swedia dan Thailand.

Dia menilai wabah Mpox tidak seganas Covid-19 karena penularannya mirip HIV, artinya hanya menjangkit kelompok tertentu. “Dari sisi penularan kita tidak terlalu khawatir, lewat droplet sangat jarang,” kata dia.

Kementerian Kesehatan juga sudah membagikan alat dan bahan pemeriksa Mpox ke seluruh Indonesia. Di antaranya ada alat periksa cepat yang hasilnya bisa diketahui dalam 30 menit. Alat tersebut sudah dipakai seperti di Jakarta dan Bali.

Advertising
Advertising

Vaksin Mpox juga telah didatangkan dan akan diberikan secara gratis kepada kelompak yang berisiko tinggi “Vaksin ini bukan untuk semua,” ujar Budi Gunadi. “Jangan terlalu khawatir selama perilakunya normal karena ini berlaku untuk segmen khusus.”

Bukan Efek Samping Covid-19

Pemerintah sebelumnya juga sudah membantah kaitan cacar monyet dengan dengan efek samping vaksin Covid-19. Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril, mengatakan Mpox dan Covid-19 merupakan dua virus yang berbeda.

Berdasarkan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kasus Mpox pada manusia pertama kali dilaporkan di Republik Demokratik Kongo pada 1970. Kasusnya menjadi endemis di Afrika bagian barat dan tengah, seperti di negara Afrika Selatan, Pantai Gading, Kongo, Nigeria, hingga Uganda.

Seiring penyebarannya, WHO sempat menyatakan status kedaruratan kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC) akibat Mpox pada 23 Juli 2022. Status itu dicabut pada 11 Mei 2023. Status PHEIC kembali ditetapkan akibay peningkatan kasus cacar monyet di Afrika tengah dan barat, terutama di Republik Demokratik Kongo dan sejumlah negara di Afrika. Kasusnya juga berkembang di benua lain.

Menurut Syahril, Mpox menular lewat kontak langsung antar manusia. Berdasarkan laporan secara global, sebagian besar kasus cacar monyet dialami oleh oleh individu yang melakukan hubungan seks sesama lelaki (LSL). Hampir 96 persen Mpox menjangkit laki-laki, dan sebanyak 60 persen dari persentase itu akibat LSL.

Ada juga penularan pada anak-anak yang berkontak erat dengan orang yang terinfeksi.

“Kontak langsung seperti berjabat tangan, bergandengan, termasuk kontak seksual,” katanya lewat keterangan tertulis pada 2 September lalu.

Pilihan Editor: BMKG Buka Formasi Khusus CPNS untuk Lulusan Cumlaude, Ini Syarat dan Kriterianya

Berita terkait

Malaysia Laporkan Kasus Mpox Baru, Pasien Tidak ke Luar Negeri

1 hari lalu

Malaysia Laporkan Kasus Mpox Baru, Pasien Tidak ke Luar Negeri

Mpox yang dipicu oleh virus cacar monyet ditemukan lagi di Malaysia. Seperti apa gejalanya?

Baca Selengkapnya

Babak Baru Kasus Bullying PPDS Undip: Sejumlah Mahasiswa Diperiksa, Menkes Heran Dilaporkan

2 hari lalu

Babak Baru Kasus Bullying PPDS Undip: Sejumlah Mahasiswa Diperiksa, Menkes Heran Dilaporkan

Tim hukum Undip memberikan pendampingan ke sejumlah mahasiswa PPDS yang dimintai keterangan polisi soal kasus bullying.

Baca Selengkapnya

Menkes Budi Gunadi Heran Dilaporkan Sebarkan Hoaks Perundungan PPDS yang Telah Diakui Undip

2 hari lalu

Menkes Budi Gunadi Heran Dilaporkan Sebarkan Hoaks Perundungan PPDS yang Telah Diakui Undip

Menkes Budi Gunadi menyatakan segara praktik perundungan pada Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) harus diakhiri dan tak usah ditutup-tutupi.

Baca Selengkapnya

Epidemiolog UI : Penyakit Mpox Bisa Sembuh dalam 4 Pekan

4 hari lalu

Epidemiolog UI : Penyakit Mpox Bisa Sembuh dalam 4 Pekan

Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI) Syahrizal Syarif menyatakan Mpox bisa sembuh sendiri dalam hitungan minggu.

Baca Selengkapnya

WHO Setujui Vaksin MPOX Pertama untuk Orang Dewasa

4 hari lalu

WHO Setujui Vaksin MPOX Pertama untuk Orang Dewasa

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan persetujuannya untuk vaksin MVA-BN sebagai vaksin mpox pertama dalam daftar prakualifikasi

Baca Selengkapnya

BPOM Setujui Impor Vaksin Mpox, Sudah Tersedia 2 Ribu Dosis Lebih

5 hari lalu

BPOM Setujui Impor Vaksin Mpox, Sudah Tersedia 2 Ribu Dosis Lebih

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan pemerintah tak hanya mengimpor vaksin itu.

Baca Selengkapnya

Dermatolog: Cepat Tertangani dan Deteksi Dini, Kunci Sembuh dari Mpox

5 hari lalu

Dermatolog: Cepat Tertangani dan Deteksi Dini, Kunci Sembuh dari Mpox

Deteksi dini dan penanganan cepat terhadap gejala Mpox memungkinkan kesembuhan penderita, jadi tak perlu khawatir berlebihan.

Baca Selengkapnya

Penggunaan Darurat Tiga Vaksin Mpox Telah Disetujui WHO, Seberapa Manjur Melawan Virus Mpox?

6 hari lalu

Penggunaan Darurat Tiga Vaksin Mpox Telah Disetujui WHO, Seberapa Manjur Melawan Virus Mpox?

Kementerian Kesehatan menyebut WHO telah menyetujui penggunaan darurat vaksin Mpox. Sejumlah studi terbaru juga telah menguji efikasinya.

Baca Selengkapnya

Bolehkah Pasien Cacar Monyet Mandi? Ini Kata Dokter Kulit

6 hari lalu

Bolehkah Pasien Cacar Monyet Mandi? Ini Kata Dokter Kulit

Pasien cacar monyet tetap perlu mandi dan menggunakan sabun yang dapat memberi kelembapan pada kulit. Berikut saran dokter kulit.

Baca Selengkapnya

Komite Solidaritas Profesi Ungkap 4 Kebohongan yang Disebarkan Menkes Soal PPDS Undip

6 hari lalu

Komite Solidaritas Profesi Ungkap 4 Kebohongan yang Disebarkan Menkes Soal PPDS Undip

Komite Solidaritas Profesi melaporkan Menkes Budi Gunadi Sadikin ke Bareskrim karena menyebarkan berita bohong soal PPDS Undip.

Baca Selengkapnya