Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

5 Bukti Orang Utan Primata yang Cerdas dan Mirip Manusia

image-gnews
Orang utan yang ditangkap dari perbatasan Thailand-Malaysia terlihat dari kandang sebelum dipindahkan ke Indonesia, di bandara Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, 21 Desember 2023. Tiga Orang Utan Sumatera yang diperdagangkan dipulangkan dari Thailand ke Indonesia. Satwa liar yang dilindungi itu menjadi korban perdagangan hewan ilegal. REUTERS/Athit Perawongmetha
Orang utan yang ditangkap dari perbatasan Thailand-Malaysia terlihat dari kandang sebelum dipindahkan ke Indonesia, di bandara Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, 21 Desember 2023. Tiga Orang Utan Sumatera yang diperdagangkan dipulangkan dari Thailand ke Indonesia. Satwa liar yang dilindungi itu menjadi korban perdagangan hewan ilegal. REUTERS/Athit Perawongmetha
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Orang utan hampir memiliki kemiripan dengan manusia berdasarkan susunan DNA yang mencapai 96.4 persen. Inilah kenapa hewan primata itu sering diketahui cerdik untuk bertahan hidup, melindungi dirinya, hingga saat mencari makanan. Pada bulan Juni 2022 lalu bahkan, seorang peneliti di Suaq Belimbing mendapati seekor orang utan yang tengah mengobati luka di bawah matanya menggunakan daun akar kuning. Selain kejadian mengesankan tersebut, berikut 5 bukti yang menyatakan orang utan adalah primata yang cerdas.

1. Pandai menggunakan alat sederhana

Dilansir dari www.orangutanrepublic.org, kajian penelitian terbaru dilakukan mengenai tingkah laku orang utan saat mencari makan. Mereka bahkan memiliki ide untuk menggunakan selembar daun sebagai selongsong kulit kaki mereka saat hendak mengambil buah berduri dari pohon. Ada pula kejadian saat orang utan memanfaatkan tanaman rambatan untuk menggoyangkan kanopi sebagai bahan pembuatan sarangnya. Ini menjadi bukti bahwasannya primata populer itu pandai beradaptasi dengan menyesuaikan kondisi alam di sekitarnya.

2. Mampu Memahami Bahasa Isyarat

Orang utan juga memiliki kemampuan pemahaman seperti seorang tunawicara yang berkomunikasi dengan bahasa isyarat jika dilatih. Dikutip dari orangutan.com, sebuah penelitian dilakukan di Penelitian Primata Nasional Yerkes, Amerika Serikat. Seekor orang utan dilatih berbicara menggunakan bahasa isyarat. Mereka memiliki memori yang bagus dalam mengingat, memperagakan, dan merespons bahasa tersebut. 

3. Sangat Ekspresif untuk Mengelabui Makhluk di Sekitarnya

Bukti lain tentang kecerdasan seekor orang utan adalah kemampuannya dalam memanipulasi makhluk hidup di sekitarnya. Misalnya saja orang utan yang pura-pura manis mendekati manusia, ternyata memiliki tujuan lain untuk mencuri makanan, barang, atau sekadar berbuat jahil. Adapula yang berpura-pura kesakitan untuk dapat keluar dari kandangnya dengan menipu penjaga. Orang utan juga membuat wajah mereka tampak ekspresif saat ada keinginan birahi dengan lawan jenisnya.

4. Memiliki Memori Ingatan yang Kuat

Mungkin pernah mendengar berita bahwa seekor orang utan yang pernah mendapat kekerasan dari manusia alami trauma yang berkepanjangan, berakhir stres, hingga agresif. Primata ini memang memiliki ingatan memori yang kuat, dilansir dari yayasanpalung.com orang utan bahkan tiap harinya mampu menyusuri hutan hingga 1 kilometer perjalanan, tentunya mereka mengingat jalan pulang ke sarangnya dengan baik. Mereka juga penghafal arah yang baik untuk memburu makanannya.

5. Kreatif Mengkreasikan Benda di Sekitarnya

Meskipun lebih banyak bergelantungan di pohon-pohon, orang utan juga biasa membuat tempat istirahatnya dari kayu-kayu pohon. Bahkan sisa kulit buah seperti semangka dapat disulap mereka menjadi topi ataupun mangkuk tempat makan. Orang utan juga terpikir untuk menciptakan api dari gesekan dua benda untuk menghangatkan diri di tengah suhu yang ekstrem pada lingkungan sarang mereka.

Pilihan Editor: Khasiat Akar Kuning yang Dipakai Orang Utan untuk Obati Luka 

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Sobat Bumi Unri Lakukan Penanaman Pohon Upaya Tekan Emisi Karbon

2 hari lalu

Tim Sobat Bumi Universitas Riau (UNRI) dan Pemerintah Kelurahan Batu Bersurat menggelar aksi penanaman pohon. Foto : UNRI
Sobat Bumi Unri Lakukan Penanaman Pohon Upaya Tekan Emisi Karbon

Tim Sobat Bumi Universitas Riau (Unri) dengan Pemerintah Kelurahan Batu Bersurat menggelar aksi penanaman pohon untuk upaya tekan emisi karbon.


Cerita Marissa Anita Bisa Jadi Pengisi Suara di Film Animasi Produksi Leonardo DiCaprio

6 hari lalu

Marissa Anita. Foto : Linkedin
Cerita Marissa Anita Bisa Jadi Pengisi Suara di Film Animasi Produksi Leonardo DiCaprio

Meski sempat merasa ragu dengan keaslian surel tersebut, Marissa Anita memutuskan untuk tetap membalasnya atas dasar penasaran.


Greenpeace Sebut UU KSDAHE Solusi Semu dalam Perlindungan Lingkungan

8 hari lalu

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menerima berkas berisi pandangan akhir fraksi dari anggota Komisi IV Fraksi PKS Slamet (kanan) mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya (KSDAHE) di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2024. Dalam rapat tersebut Pemerintah, Komisi IV DPR RI, dan Komite II DPD RI menyepakati naskah RUU KSDAHE untuk dilanjutkan pembicaraan di rapat paripurna DPR RI. TEMPO/M Taufan Rengganis
Greenpeace Sebut UU KSDAHE Solusi Semu dalam Perlindungan Lingkungan

Greenpeace Indonesia menilai UU KSDAHE minim pelibatan masyarakat sipil dan berkomitmen semu dalam perlindungan lingkungan.


Memiliki Banyak Manfaat, Berikut 5 Cara Berpikir Positif

18 hari lalu

Ilustrasi berpikir/menimbang. Shutterstock.com
Memiliki Banyak Manfaat, Berikut 5 Cara Berpikir Positif

Berpikir positif tidak selalu datang secara alami. Berikut adalah beberapa cara untuk mengembangkan dan mempertahankan pola pikir positif.


5 Kota dengan Tingkat Stres Paling Rendah di Dunia

18 hari lalu

Pemandangan kota Helsinki, Finlandia 28 Juni 2018. Lehtikuva/Roni Rekomaa/via REUTERS.
5 Kota dengan Tingkat Stres Paling Rendah di Dunia

5 kota dengan tingkat stres rendah di dunia karena kualitas udara, tingkat kejahatan, infrastruktur transportasi, dan kualitas hidup yang baik.


Polda Aceh Tahan Pengelola Tambang Ilegal Plus Satu Unit Eskavator di Pidie

23 hari lalu

Tim Unit IV Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh yang dipimpin AKP Made Putra Yudistira mengamankan satu unit alat berat jenis ekskavator di lokasi tambang ilegal berupa galian C di Desa Grong-Grong, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie, Senin, 24 Juni 2024. Foto: Polda Aceh
Polda Aceh Tahan Pengelola Tambang Ilegal Plus Satu Unit Eskavator di Pidie

Tim Unit IV Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh amankan satu unit eskavator dan pengelola tambang ilegal di Pidie, Aceh.


Tim Mahasiswa UGM Teliti Wacana Pemilu Hijau di Indonesia, Apa Itu?

24 hari lalu

Kendaraan melintas dekat Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang di batang pohon di Kembangan, Jakarta, Jumat, 19 Januari 2024. Pemasangan APK di batang pohon yang sebagian besar menggunakan paku tersebut selain melanggar Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang kampanye Pemilu 2024. TEMPO/Fajar Januarta
Tim Mahasiswa UGM Teliti Wacana Pemilu Hijau di Indonesia, Apa Itu?

Mahasiswa UGM melakukan riset pemilu hijau untuk melihat pengaruh wacana terhadap perilaku memilih masyarakat perkotaan.


Dukung Pelestarian Lingkungan, Valerina Daniel Rilis Buku ke-17 Soal Polusi Plastik

24 hari lalu

Valerina Daniel. Dok. Valerina Daniel
Dukung Pelestarian Lingkungan, Valerina Daniel Rilis Buku ke-17 Soal Polusi Plastik

Valerina Daniel menulis Buku Panduan Strategi Komunikasi Kampanye RESIK: Stop Polusi Plastik di Indonesia.


Inilah 4 Faktor Utama Seseorang Melakukan Judi Online

39 hari lalu

Ilustrasi Judi Online (Tempo)
Inilah 4 Faktor Utama Seseorang Melakukan Judi Online

Judi online tidak hanya berdampak pada keuangan individu, tetapi juga pada kesejahteraan emosional dan sosial. Ini empat faktor utamanya.


Enam Spesies Primata di Mentawai Terancam Punah, Universitas Andalas Gelar Pendidikan Konservasi

42 hari lalu

Tim dari Departemen Biologi Universitas Amdalas yang akan melaksanakan pendidikan konservatif primata Mentawai di Kepulauan Mentawai. Foto: Febrianti
Enam Spesies Primata di Mentawai Terancam Punah, Universitas Andalas Gelar Pendidikan Konservasi

Universitas Andalas memberi pendidikan konservasi untuk beberapa area di Kepulauan Mentawai. Mengantisipasi kepunahan 6 spesies primata endemik.