HOOQ Tumbang, Ini Isi Surat Pamitan CEO Peter Bithos

Reporter

Terjemahan

Sabtu, 2 Mei 2020 21:32 WIB

HOOQ Terpilih sebagai mitra resmi untuk menayangkan Asian Academy Creative Award pertama secara live.

TEMPO.CO, Jakarta - Surat pamitan Peter Bithos, founding CEO HOOQ, perusahaan aplikasi layanan streaming video on demand, beredar di grup percakapan di media sosial. HOOQ yang selama ini 'mengudara' di lima negara; Singapura, Indonesia, Filipina, Thailand dan India, telah resmi menutup layanannya karena bangkrut per 30 April 2020.

Dalam surat pamitan yang ditulisnya di media sosial Linkedin, Bithos membukanya dengan menuliskan, “Every great story has its end.” Dia mengisahkan pendirian HOOQ pada 2015 lalu, dan selama lima tahun kemudian berhasil merengkuh lebih dari 80 juta pengguna terdaftar di lima negara di Asia tersebut.

Bithos mengatakan banyak tantangan yang sudah dilalui perusahaan platform video yang berbasis di Singapura itu dalam periode yang sama. Banyak juga kesuksesan dan kegagalan. “Dan kadang, keputusan strategis terberat yang dibuat adalah ketika harus berhenti berjuang,” tulisnya.

Bithos tak lupa berterima kasih kepada para karyawan, kreator, mitra, investor dan mereka yang disebutnya HOOQstr dulu dan sekarang. “You made this story epic. Thank you,” tulisnya menutup surat bertanda tiga hari lalu itu.

HOOQ mengajukan pailit pada 27 Maret lalu dan resmi tutup 30 April, menjadikannya ironi karena saat yang bersamaan bisnis streaming video tengah populer karena situasi pandemi. Dia dibangun atas kerja sama Sony Pictures, Warner Bros, dan SingTel saat layanan Netflix--pemain terbesar di industri yang sama saat ini--masih terbatas lima tahun lalu.

Advertising
Advertising

Maret lalu, HOOQ menyebut lanskap kompetisi yang telah menjadi brutal dan perubahan dalam industri media streaming di balik pengajuan pailit. “Penyedia konten global dan lokal kini lebih suka langsung, ongkos konten tetap tinggi, dan konsumen yang bersedia membayar tak banyak bertambah di antara pilihan yang bertambah," katanya kepada Technode Global.

Per artikel ini dibuat, Sabtu 2 Mei 2020, laman hooq.tv juga sudah tidak aktif. Gantinya, layar muka web itu diisi dengan narasi pemberitahuan tak ada lagi layanan dan ucapan terima kasih.

Berita terkait

Bukan Filmapik, Ini 12 Daftar Tempat Nonton Film Legal

2 hari lalu

Bukan Filmapik, Ini 12 Daftar Tempat Nonton Film Legal

Bukan di Filmapik, berikut ini daftar tempat nonton film legal yang bisa Anda pilih. Umumnya tempat film ini ada biaya langganan dan masih terjangkau.

Baca Selengkapnya

Emily in Paris Season 4 Tayang Agustus 2024, Penuh Petualangan dan Balas Dendam

4 hari lalu

Emily in Paris Season 4 Tayang Agustus 2024, Penuh Petualangan dan Balas Dendam

Lily Collins mengumumkan jadwal tayang Emily in Paris Season 4 yang terbagi menjadi dua bagian dalam video baru yang dirilis oleh Netflix.

Baca Selengkapnya

Frankly Speaking: Sinopsis dan Pemeran Drakor Ini

4 hari lalu

Frankly Speaking: Sinopsis dan Pemeran Drakor Ini

Drama Korea atau drakor Frankly Speaking telah tayang pada Rabu, 1 Mei 2024

Baca Selengkapnya

Sutradara Film Parasyte: The Grey, Yeon Sang Ho Puji Serial Besutan Joko Anwar

5 hari lalu

Sutradara Film Parasyte: The Grey, Yeon Sang Ho Puji Serial Besutan Joko Anwar

Sutradara film Train to Busan itu juga mengatakan, besutan Joko Anwar itu memiliki format yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

Baca Selengkapnya

25 Rekomendasi Film dan Serial Terbaru Netflix Tayang Mulai Mei 2024

6 hari lalu

25 Rekomendasi Film dan Serial Terbaru Netflix Tayang Mulai Mei 2024

25 daftar film dan serial terbaru Netflix yang tayang sepanjang Mei 2024.

Baca Selengkapnya

Bloodhounds Direncanakan akan Berlanjut Musim Kedua

7 hari lalu

Bloodhounds Direncanakan akan Berlanjut Musim Kedua

Bloodhounds bercerita tentang Kim Gun Woo (Woo Do Hwan), petinju berbakat yang terjebak dalam utang rentenir yang berbahaya

Baca Selengkapnya

Siksa Neraka Ditayangkan di Netflix, Para Pemeran dan Sinopsisnya

8 hari lalu

Siksa Neraka Ditayangkan di Netflix, Para Pemeran dan Sinopsisnya

Sejak 25 April 2024, Netflix mulai menanyangkan film Siksa Neraka

Baca Selengkapnya

Ditayangkan di Netflix, Sinopsis Film Monster Bergenre Thriller

11 hari lalu

Ditayangkan di Netflix, Sinopsis Film Monster Bergenre Thriller

Film Indonesia bergenre thriller Monster arahan sutradara Rako Prijanto dengan penulis naskah Alim Sudio akan tayang di Netflix pada 16 Mei 2024.

Baca Selengkapnya

Sinopsis Serial Baby Reindeer, Kisah Nyata Sang Pemeran Utama Diteror Stalker

12 hari lalu

Sinopsis Serial Baby Reindeer, Kisah Nyata Sang Pemeran Utama Diteror Stalker

Baby Reindeer adalah kisah nyata yang pernah dialami Richard Gadd, penulis sekaligus pemeran utama dalam serial tersebut.

Baca Selengkapnya

4 Fakta Drama Korea "Queen of Tears" Episode 13

16 hari lalu

4 Fakta Drama Korea "Queen of Tears" Episode 13

Drama "Queen of Tears" kian menarik perhatian publik pencinta drama Korea Selatan setelah episode 13 tayang pada 20 April 2024 malam kemarin, rating kembali tembus hingga 20 persen.

Baca Selengkapnya