Misteri Lubang Hitam yang Perlu Anda Ketahui

Reporter

Tempo.co

Editor

Nurhadi

Jumat, 22 Juli 2022 09:00 WIB

Lubang Hitam Sagittarius A*. Event Horizon Telescope collaboration

TEMPO.CO, Jakarta - Alam semesta mengandung berbagai misteri. Walaupun manusia telah mengembangkan banyak ilmu dan teknologi untuk memahami langit, namun sedikit yang manusia ketahui tentangnya. Salah satu yang masih menyimpan misteri pengetahuan di dalamnya adalah lubang hitam atau black hole.

Dikutip dari laman resmi NASA, lubang hitam adalah obyek angkasa yang memiliki gaya gravitasi kuat sampai-sampai partikel cahaya pun tidak dapat keluar dari tarikannya. Lubang hitam banyak ditemukan dan tersebar di seluruh galaksi.

Ada dua macam lubang hitam, yaitu kelas bintang dan kelas supermasif. Lubang hitam kelas bintang memiliki massa tiga hingga puluhan kali massa Matahari. Sedangkan lubang hitam supermasif bisa memiliki massa ratusan ribu hingga miliaran kali lipat.

Lubang hitam kelas bintang tercipta setelah akhir hayat sebuah bintang dengan massa puluhan kali lipat massa matahari. Ketika sebuah bintang kehabisan bahan bakar nuklir, bintang tersebut akan runtuh dan menciptakan supernova. Setelah itu, bintang hanya akan menyisakan intinya. Inti yang runtuh ini apabila massanya melebihi dari sekitar tiga massa Matahari, maka akan menjadi lubang hitam.

Asal mula terciptanya lubang hitam supermasif masih menjadi kajian terbuka di kalangan ilmuwan astronomi. Belum ada penjelasan yang pasti, namun diduga lubang hitam ini sudah ada sejak masa-masa awal sebuah galaksi terbentuk.

Advertising
Advertising

Setiap lubang hitam yang terbentuk akan menarik semua obyek yang ada di dekatnya, termasuk gas, bintang, dan bahkan lubang hitam yang lain. Obyek akan tertarik apabila berada di wilayah yang disebut event horizon, yaitu batas ketika kecepatan harus melebihi kecepatan cahaya untuk dapat keluar dari tarikan gravitasi lubang hitam. Kecepatan cahaya adalah batas kecepatan yang ada di alam semesta.

Penemuan lubang hitam selama ini didapatkan berdasarkan bukti tak langsung karena benda langit tersebut sulit sekali untuk dilihat (akibat dari tidak ada cahaya yang bisa lolos dari gravitasinya). Karena itu, untuk menemukan lubang hitam, ilmuwan astronomi mengobservasi berbagai obyek angkasa di alam semesta dan menganalisis dampak yang ditimbulkan lubang hitam terhadap material tersebut.

Momen bersejarah manusia terjadi pada 2019, ketika beberapa ilmuwan berhasil menangkap gambar sebuah lubang hitam. Gambar tersebut merupakan sebuah lubang hitam di tengah-tengah Galaksi Messier 87 (M87). Massa lubang hitam tersebut diperkirakan 6,5 miliar massa matahari. Penemuan ini dilakukan dengan menggunakan delapan teleskop radio yang tersebar di seluruh dunia.

Diperkirakan 1 dari 1000 bintang memenuhi persyaratan untuk menjadi lubang hitam, sehingga di Galaksi Bima Sakti setidaknya ada seratus juta lubang hitam kelas bintang. Namun, lubang hitam yang sudah ditemukan saat ini masih dapat dihitung menggunakan jari.

RISTYAWAN PRATAMA

Baca juga: Astronom Temukan Lubang Hitam Terdekat dari Bumi

Berita terkait

Teleskop James Webb Temukan Lubang Hitam Tertua di Alam Semesta yang Terlihat

20 Desember 2023

Teleskop James Webb Temukan Lubang Hitam Tertua di Alam Semesta yang Terlihat

Para astronom meyakini lubang hitam lahir dari runtuhnya bintang-bintang raksasa.

Baca Selengkapnya

Kisah Sinar Gamma di Luar Galaksi Bima Sakti Ganggu Atmosfer Bumi

15 November 2023

Kisah Sinar Gamma di Luar Galaksi Bima Sakti Ganggu Atmosfer Bumi

Semburan sinar gamma di galaksi jauh mengganggu atmosfer bagian atas bumi.

Baca Selengkapnya

Teleskop NASA Temukan Lubang Hitam Terjauh yang Pernah Terdeteksi

7 November 2023

Teleskop NASA Temukan Lubang Hitam Terjauh yang Pernah Terdeteksi

Lubang hitam tersebut berada pada tahap awal pertumbuhan yang belum pernah disaksikan sebelumnya.

Baca Selengkapnya

Temuan Baru, 7 Planet di Tata Surya Ternyata Dipanggang oleh Bintangnya

7 November 2023

Temuan Baru, 7 Planet di Tata Surya Ternyata Dipanggang oleh Bintangnya

Astronom menemukan tujuh planet 'digoreng' oleh bintangnya.

Baca Selengkapnya

Ahli: Matahari Mengembang 1.000 Kali Lipat di Masa Akhirnya dan Melenyapkan Bumi Sekejap

2 November 2023

Ahli: Matahari Mengembang 1.000 Kali Lipat di Masa Akhirnya dan Melenyapkan Bumi Sekejap

Rho Coronae Borealis adalah bintang katai deret utama berwarna kuning-oranye dengan 96 persen massa Matahari Bumi.

Baca Selengkapnya

Mengenal 5 Rasi Bintang di Alam Semesta

11 Oktober 2023

Mengenal 5 Rasi Bintang di Alam Semesta

Saat ini rasi bintang yang tercatat di NASA berjumlah 88. Berikut lima rasi bintang di antaranya.

Baca Selengkapnya

Mengapa Bintang Bersinar?

11 Oktober 2023

Mengapa Bintang Bersinar?

Bintang adalah salah satu benda langit yang penting dalam susunan kosmik. Lantas, mengapa bintang bersinar?

Baca Selengkapnya

Ini yang akan Terjadi jika Bumi Tak Berputar

25 September 2023

Ini yang akan Terjadi jika Bumi Tak Berputar

Jika Bumi secara tiba-tiba berhenti berputar, akan memiliki konsekuensi drastis pada iklim, cuaca, waktu, dan kehidupan di planet ini.

Baca Selengkapnya

Dr. Pierre Christian: Perjalanan dari Binus School Simprug ke Dunia 'Black Hole'

1 September 2023

Dr. Pierre Christian: Perjalanan dari Binus School Simprug ke Dunia 'Black Hole'

Penelitian black hole yang dilakukan oleh Dr. Christian telah menjadi salah satu topik pembelajaran Fisika di Binus School Simprug.

Baca Selengkapnya

Sinopsis Film Galaksi, Kisah Asmara Anggota Geng Motor dan Anak Paskibra

18 Agustus 2023

Sinopsis Film Galaksi, Kisah Asmara Anggota Geng Motor dan Anak Paskibra

Film Galaksi bercerita tentang seorang anggota geng motor bernama Galaksi dengan seorang anak Paskibra bernama Kejora

Baca Selengkapnya