Kebakaran di Suaka Marga Satwa Lamandau Melahap Kebun Warga

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota pemadam kebakaran dari BKSDA dengan dibantu sejumlah LSM melakukan pemadaman Suaka Marga Satwa lamandau, Kalimantan Tengah, Senin, 19 Februari 2018. (Istimewa)

    Sejumlah anggota pemadam kebakaran dari BKSDA dengan dibantu sejumlah LSM melakukan pemadaman Suaka Marga Satwa lamandau, Kalimantan Tengah, Senin, 19 Februari 2018. (Istimewa)

    TEMPO.CO, Palangkaraya - Suaka Marga Satwa Lamandau, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, mengalami kebakaran, Senin, 19 Februari 2018. Beruntung, si jago merah yang telah menyala sejak pukul 11.37 WITA bisa dipadamkan. Api mati sekitar pukul 15.00 WITA.

    "Jika tidak langsung ditangani akan mengancam Suaka Marga Satwa Lamandau," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, Adib Gunawan, saat ditemui di kantornya, Selasa, 20 Februari 2018.

    Suaka Marga Lamandau mempunyai luas 61.425 hektare dan dihuni oleh berbagai satwa yang dilindungi undang-undang. Di antaranya, yaitu orangutan, bekantan, beruang madu, dan owa-owa.

    Adib mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan agar kebakaran di Suaka Marga Satwa Lamandau tidak terjadi, seperti melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan mengimbau agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

    "Upaya lain yang dilakukan yaitu seperti melakukan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan," ujar dia. Areal yang terbakar terjadi di sejumlah kelurahan, seperti Mendawai Seberang.

    Rabius, Warga Pangkalan Bun, ibukota Kabupaten Kotawaringin Barat menjelaskan, keberadaan semakin membesar hingga merambat ke jalan negara. "Api juga melahap kebun sawit warga dan kebun warga lainnya,"katanya.

    Simak kabar terbaru tentang kebakaran di Suaka Marga Satwa Lamandau hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.