Rudiantara: Jaringan 5G Harus Masuk Indonesia

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menkominfo Rudiantara menyampaikan keterangan terkait registrasi dan pengamanan data konsumen telko pada rapat kerja dengan Komisi I di Jakarta, 19 Maret 2018. Menkominfo menanggapi adanya isu kebocoran data pelanggan dalam proses registrasi kartu SIM prabayar dengan NIK dan KK. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Menkominfo Rudiantara menyampaikan keterangan terkait registrasi dan pengamanan data konsumen telko pada rapat kerja dengan Komisi I di Jakarta, 19 Maret 2018. Menkominfo menanggapi adanya isu kebocoran data pelanggan dalam proses registrasi kartu SIM prabayar dengan NIK dan KK. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan bahwa teknologi jaringan 5G harus masuk di Indonesia. "Tahun ini harus masuk," ujar Rudiantara, dalam peluncuran data center Alibaba Cloud di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 9 Januari 2019.

    Baca juga: Teknologi Robot Berkembang, Menteri Rudiantara Berpesan Ini

    Menurut Rudiantara, di Indonesia belum ada bisnis model tentang teknologi 5G. Teknologi tersebut, kata dia, ada dua peruntukkannya, untuk konsumen dan industri. Indonesia akan mengikuti negara maju untuk menggunakan jaringan 5G bersifat komersial.

    "Kemungkinan yang masuk lebih dulu itu industri, karena mereka melihat dari segi bisnis. Sedangkan untuk konsumer, misalnya 4G speed-nya 7 megabita, nah kalau 5G bisa 100 atau 200 megabita. Kalau 100 misalkan tinggal dikali 15 kecepatannya. Mau enggak konsumen bayar 15 kali lipat?" tutur Rudiantara.

    Baca juga: Rudiantara Tiru Gaya Freddie Mercury di MakerFest 2018

    Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail, beberapa waktu lalu menyatakan bahwa Jepang dan Korea Selatan mulai memakai jaringan 5G pada 2019. "Tentu kita akan menyusul tidak jauh-jauh dari waktu itu," kata dia saat peluncuran perangkat lunak komersial 5G radio access network (RAN) di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

    Meski begitu, Ismail mengatakan, Indonesia tak serta-merta meninggalkan jaringan 3G dan 4G. "Tapi kita tetap harus berpartisipasi menjadi pemain global untuk mengembangkan jaringan 5G," ujarnya.

    Baca juga: Ericsson: Jaringan 5G Jangkau 40 Persen Populasi Dunia Akhir 2024

    Pembangunan jaringan 5G memanfaatkan jaringan infrastruktur telekomunikasi serat optik Palapa Ring. Ismail memaparkan, selain koneksi broadband yang lebih cepat, jaringan 5G dapat menggantikan peran manusia. "Beberapa fungsi yang dijalankan manusia akan digantikan mesin," kata Ismail.

    Jaringan 5G sudah diuji coba pertama kali saat gelaran Asian Games 2018 di Jakarta. Beberapa perusahaan di Indonesia juga sudah memamerkan aplikasi dari teknologi 5G, seperti Telkomsel dengan minibus nirawak, Ericson dengan smartcity.

    Baca juga: Samsung dan LG Akan Pamerkan Smartphone 5G di MWC 2019

    Simak kabar terbaru dari dari Menteri Rudiantara dan teknologi jaringan 5G hanya di kanal Tekno Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.