Aplikasi Kontool Masuk Indonesia Pakai Nama Lain?

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aplikasi Kontool. Kredit: Facebook

    Aplikasi Kontool. Kredit: Facebook

    TEMPO.CO, Jakarta - Aplikasi Kontool dari Jerman menjadi viral di berbagai media sosial selama akhir pekan lalu. Warganet ramai memberi komentar di akun Facebook perusahaan tersebut. Sebagian besar mendukung aplikasi itu untuk menjadi semakin besar dan kokoh.

    Salah satu akkun Afif Abiyyuzaki Pradana mengomentari viralnya aplikasi tersebut di Indonesia. “Saya berharap hal ini menjadi peluang bagi Anda untuk memperkenalkan produk perusahaan Anda ke dunia. Saya mengharapkan yang terbaik buat Anda,” tulisnya.

    Hal senada disampaikan akun lainnya, Andrew Billard. Dia bahkan menyarankan perusahaan itu untuk merambah ke Indonesia. “Perusahaan anda harus datang ke Indonesia. Saya pikir Kontool sangat populer di sana, dan saya pikir sebagian besar mereka akan menyukai produk Anda,” tulisnya di bagian komentar.

    Mendapat sambutan meriah dari warganet, orang-orang di balik Kontool muncul dengan wajah sumringah dan berterima kasih karena telah menjadi viral sepanjang akhir pekan lalu. “Terima kasih atas semua komentar. Kami mencintai Anda,” tulis mereka.

    Di situsnya perusahaan Jerman itu juga menampilkan klarifikasi penamaan Kontool yang viral itu. Berbeda dengan di Indonesia yang mengasosiasikan nama itu dengan alat kelamin pria, Kontool dalam bahasa Jerman merupakan perpaduan dari dua kata Konto dan Tool.

    "Sambutan yang sangat hangat untuk orang-orang Indonesia. Terima kasih banyak untuk semua like. Sekarang kami menyadari arti dari Kontool dalam bahasa Indonesia. Di Jerman artinya adalah perpaduan dari kata konto (bahasa jerman berarti akun) dan tool," kata pihak Kontool pada postingan Facebook.

    Tak hanya itu, dalam postingannya perusahaan itu juga mengungkapkan akan mengganti nama aplikasi mereka jika hadir di pasar Indonesia.

    "Ketika kami datang pada pasar Indonesia. Kami pikir kami harus menemukan nama baru. Tapi pertama-pertama kami akan menaklukkan pasar Jerman. Salam untuk Indonesia dari Berlin," tulis aplikasi Kontool.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.