Mengenal Anoa, Pengawal Ibu Kota Saat Pelantikan Presiden

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga negara asing (WNA) memotret kendaraan taktis Panser Anoa milik TNI yang disiagakan di depan salah satu pusat perbelanjaan di Glodok, Jakarta Barat, Jumat 14 Juni 2019. TNI dan Polri mengintensifkan pengamanan sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta pada hari dimulainya sidang sengketa pemilihan umum (Pemilu) di Mahkamah Konstitusi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Seorang warga negara asing (WNA) memotret kendaraan taktis Panser Anoa milik TNI yang disiagakan di depan salah satu pusat perbelanjaan di Glodok, Jakarta Barat, Jumat 14 Juni 2019. TNI dan Polri mengintensifkan pengamanan sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta pada hari dimulainya sidang sengketa pemilihan umum (Pemilu) di Mahkamah Konstitusi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk pengamanan ibu kota dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Minggu, 20 Oktober 2019, pihak keamanan menempatkan sejumlah panser Anoa di beberapa sudut Ibu Kota Jakarta.

    Setidaknya sejak Jumat, 19 Oktober 2019, kendaraan taktis militer Anoa terlihat di sejumlah mal, di antaranya di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat, dan LTC Glodok, Jakarta Pusat.

    Kendaraan tempur TNI Angkatan Darat bersama sejumlah anggita TNI terlihat siaga di tengah kermaian akhir pekan.

    Kendaraan dengan enam roda yang disebut Anoa 6x6 APC itu adalah generasi pertama kendaraan tempur dari PT Pindad. Menurut Pindad, ranpur ini memiliki keunggulan dalam mobilitas, proteksi serta daya angkut.

    Anoa 6x6 APC memiliki rasio daya berat 25 HP/ton, serta dilengkapi dengan sistem komunikasi dan transmisi otomatis. Anoa tipe APC memiliki kapasitas 12 orang personel termasuk pengemudi. Memiliki top speed 80 km/jam pada jalan raya dengan daya jelajah 600 kilometer.

    Ada beberapa varian Anoa, di antaranya Anoa 6 x 6 Mortar. Ini merupakan kendaraan tempur yang dilengkapi dengan pelontar mortir 81 mm dengan recoil system, demikian disebutkan di laman Pindad.

    Untuk mendukung pengoperasiannya, Anoa 6x6 Mortar juga dilengkapi dengan rak munisi serta atap yang dapat dibuka dan ditutup secara otomatis dengan sistem hidrolis. Tipe ini memiliki kapasitas 6 orang personel termasuk pengemudi. Pada dapur pacu, Anoa 6x6 Mortar dilengkapi dengan mesin diesel dengan tenaga 600 HP yang memiliki top speed 80 km/jam.

    Anoa tipe Amfibi adalah pengembangan terbaru dari Panser Anoa APC. Kendaraan ini mampu melakukan manuver baik di darat maupun permukaan air. Dalam beroperasi di air, Anoa Amphibious dapat mencapai top speed 10 km/jam.

    Anoa 6x6 Amphibous (pindad.com)

    Pada varian ini, kapasitas tangki bahan bakar dinaikkan menjadi 260 liter. Kendaraan ini dapat memuat 10 personel, yang dapat membawanya menjelajah sejauh 600 kilometer menggunakan mesin bertenaga 320 Horsepower.

    Anoa amfibi dilengkapi dengan senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk melindungi personel selama proses pergerakan. Sebagai amfibi, kendaraan ini dilengkapi dengan water propellerswimming drive system dan sistem hidrolik untuk propulsinya. 

    PINDAD.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.