Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bukan Hanya Manusia, Berikut Binatang yang Doyan Garam

image-gnews
Ilustrasi seekor sapi. wikipedia.org
Ilustrasi seekor sapi. wikipedia.org
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bukan hanya diperlukan oleh manusia untuk keperluan budaya, kepercayaan, industri, hingga dunia medis, binatang  pun doyan garam untuk kelangsungan hidupnya. Disarikan dari berbagai sumber, ada beberapa jenis hewan yang termasuk penyuka garam. Berikut diantaranya:

  1. Monyet Laut

Makhluk kecil ini lebih dikenal sebagai udang air asin, atau Artemia. Seperti namanya, mereka hidup di air asin, tetapi berevolusi dari nenek moyang air tawar.

Mereka mengatasi kebutuhan garam dengan memompanya secara efisien keluar dari aliran darah mereka sendiri. Semakin asin airnya, semakin keras mereka harus bekerja dan semakin banyak energi yang mereka bakar. 

Peneliti dari University of Montpellier, Odrade Nougué  dan Thomas Lenormand, adalah orang yang menemukan fakta hewan yang ditetemukan pada tahun 70-80-an itu.

Monyet laut akan baik-baik saja pada air asin lebih dari 40 gram garam per liter. Di bawah ambang batas itu, mereka cenderung tidak bertahan hidup.

  1. Hewan ternak

Garam alias NaCl sangat diperlukan oleh hewan ternak semacam sapi dan kerbau. Petani harus menyediakan garam di kandang setiap saat sehingga ternak mereka dapat menjilatnya. 

Suatu campuran yang terdiri dari 50 persen garam dan 50 persen dicalcium phosphat harus disediakan setiap saat. Sapi dan kerbau akan menghabiskan 2 kilogram campuran ini selama satu bulan. Kambing dan domba memerlukan sekitar 200 gram per ekor setiap bulan. Beberapa mineral juga harus disediakan di kandang.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mineral tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh ternak, tetapi didapat dari pakan seperti hijauan yang dimakan ternak. Jika pakan ternak sedikit mengandung atau bahkan tidak mengandung mineral, pertumbuhan ternak akan terhambat sehingga berefek kepada terganggunya proses reproduksi dan produksi.

  1. Rusa

Selain monyet laut dan binatang ternak, yang juga menyukai garam adalah rusa. Rusa doyan menjilat garam atau salt licks adalah karena tahu bisa mendapatkan bagian penting dari makanan.

Dengan menjilat garam, mudah bagi rusa untuk mendapatkan mineral penting seperti natrium, fosfor, besi, seng, dan kalsium. Hewan ini secara naluriah tahu bahwa ia membutuhkan nutrisi ini. 

Garam sebenarnya juga dimanfaatkan oleh pemburu. Nutrisinya membuat rusa tumbuh lebih besar dan kuat sehingga menguntungkan pemburu.

DANAR TRIVASYA FIKRI 

Baca juga: Manfaat Garam dalam Industri dan Medis Modern

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Orang Asia Lebih Rentan Terkena Hipertensi, Ini Faktornya

1 hari lalu

Ilustrasi hipertensi (Pixabay.com)
Orang Asia Lebih Rentan Terkena Hipertensi, Ini Faktornya

Orang Asia punya gen yang sensitif dengan garam. Mereka rentan terkena hipertensi dibanding ras lainnya.


10 Tips Pencegahan Penyakit Hipertensi, Tak Perlu Habiskan Kuah

1 hari lalu

Brand Manager Tropicana Slim Noviana Halim (kiri) dan Ketua Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia Eka Harmeiwaty pada kampanye bertajuk
10 Tips Pencegahan Penyakit Hipertensi, Tak Perlu Habiskan Kuah

Penyakit hipertensi seringkali timbul tanpa adanya gejala. Cegah dengan lakukan 10 kebiasaan ini.


Top 3 Tekno: Prakiraan Cuaca BMKG, Penyakit Ngorok Mematikan, Sekolah Bisnis Terbaik

10 hari lalu

Ilustrasi Info BMKG. Google Play Store
Top 3 Tekno: Prakiraan Cuaca BMKG, Penyakit Ngorok Mematikan, Sekolah Bisnis Terbaik

Top 3 Tekno Berita Terkini pada Kamis pagi ini, 9 Mei 2024, dimulai dari artikel prakiraan cuaca BMKG kemarin.


Hewan Ternak Mati Akibat Penyakit Ngorok, Begini Penjelasan Dokter Hewan Unair

11 hari lalu

Seorang warga memasang ketupat pada hewan ternak sapi miliknya saat mengikuti Tradisi Lebaran Sapi di lereng Gunung Merapi, Sruni, Musuk, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu 17 April 2024. Tradisi Lebaran sapi yang dilakukan turun temurun pada bulan Syawal atau Lebaran ketupat itu sebagai rasa syukur bagi warga setempat atas hasil hewan ternak sapi yang baik sehingga dapat meningkatkan penghasilan ekonomi sekaligus untuk mengangkat potensi hewan ternak sapi di lereng Gunung Merapi. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
Hewan Ternak Mati Akibat Penyakit Ngorok, Begini Penjelasan Dokter Hewan Unair

Ratusan sapi dan kerbau yang terserang penyakit ngorok ini mati mendadak.


Berapa Banyak Natrium alias Garam yang Dibutuhkan Tubuh Saban Hari?

53 hari lalu

Ilustrasi menaburkan garam. shutterstock.com
Berapa Banyak Natrium alias Garam yang Dibutuhkan Tubuh Saban Hari?

Natrium alias garam akan merusak tubuh jka dikonsumsi secara berlebihan, akan tetapi kandungan ini nyatanya pun dibutuhkan untuk tubuh


Ramadan di Yogyakarta Diwarnai Kasus Antraks, Tradisi Berbahaya Ini Diminta Dihilangkan

16 Maret 2024

Pemantauan daging segar oleh Pemkot Yogyakarta di pasar rakyat saat Ramadhan. (Dok. Istimewa)
Ramadan di Yogyakarta Diwarnai Kasus Antraks, Tradisi Berbahaya Ini Diminta Dihilangkan

Kasus suspek antraks di Sleman dan Gunungkidul, Yogyakarta, itu diduga kembali terjadi karena adanya tradisi purak atau brandu yang berbahaya.


Apa Saja Gejala Antraks yang Diduga Serang Belasan Warga Sleman?

14 Maret 2024

Tim Reaksi Cepat BPBD Gunungkidul melakukan penyemprotan dekontaminasi bakteri antraks di Padukuhan Jati, Candirejo, Semanu, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Jumat 7 Juli 2023. Penyemprotan tersebut untuk mencegah meluasnya penularan penyakit antraks setelah satu orang meninggal dunia dan 87 warga Candirejo positif setelah mengkonsumsi daging sapi yang terpapar antraks. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Apa Saja Gejala Antraks yang Diduga Serang Belasan Warga Sleman?

Belasan warga menunjukkan gejala antraks setelah mengkonsumsi daging sapi. Daging sapi tersebut diduga terkontaminasi antraks.


Tambahan Asam Folat pada Garam Dapat Cegah Cacat Bawaan

13 Maret 2024

Ilustrasi menaburkan garam. shutterstock.com
Tambahan Asam Folat pada Garam Dapat Cegah Cacat Bawaan

Melengkapi garam meja dengan asam folat menjadi strategi diet baru untuk lebih melindungi terhadap cacat bawaan.


Wabah Anthrax dari Hewan Ternak Muncul Lagi di Gunungkidul, Begini Saran Pakar UGM

11 Maret 2024

Petugas melakukan pemeriksaan hewan ternak. ANTARA/HO-Instagram dpkh_gunungkidul
Wabah Anthrax dari Hewan Ternak Muncul Lagi di Gunungkidul, Begini Saran Pakar UGM

Penyakit anthrax dari darah hewan ternak kembali muncul di Gunungkidul. Virus itu berpotensi menular ke manusia.


Tanda-tanda Tubuh Anak Terlalu Banyak Mengandung Garam

1 Maret 2024

Ilustrasi garam. Shutterstock
Tanda-tanda Tubuh Anak Terlalu Banyak Mengandung Garam

Peningkatan asupan garam dapat menghambat kesehatan anak dalam beberapa cara.