Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ikuti Oppo dan Vivo, Realme Akan Keluar dari Jerman

image-gnews
Realme 11. Foto : gsmarena
Realme 11. Foto : gsmarena
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Jika belum lama ini terdengar penutupan situs web Vivo Jerman baru-baru ini, menurut laporan baru, Realme akan segera menjadi anggota keempat grup BBK Electronics yang keluar dari pasar Jerman. Hal ini menyusul larangan penjualan Oppo dan OnePlus dari tahun lalu, dan Realme sedang menuju ke arah yang sama.

Menurut perwakilan Realme Jerman, perusahaan akan membatasi bisnisnya di Jerman karena ada masalah hukum yang sedang berlangsung dengan Nokia dan akan mengalihkan anggarannya ke pasar Eropa lainnya. Realme akan tetap hadir di pasar inti Eropa lainnya dan pengguna Jermannya akan terus menerima dukungan layanan dan perangkat lunak.


Kasus Vivo

Vivo mau tidak mau harus menutup toko onlinenya di Jerman karena kalah dalam sengketa paten. Pengadilan setempat memutuskan untuk mendukung Nokia. 

Kejadian pada April tahun ini, tepatnya di pengadilan distrik Mannheim, Jerman.  Nokia, perusahaan Finlandia tersebut sebelumnya telah memenangkan kasus melawan OPPO dan OnePlus yang mengakibatkan pelarangan penjualan perangkat merek tersebut di negara tersebut.  

Kini Vivo menjadi perusahaan ketiga yang terkena dampak sengketa paten yang memenangkan Nokia.  Kasus pelanggaran hak paten tersebut berasal dari Nokia, pemasok perangkat asal Finlandia, dan bukan HMD Global yang memiliki bisnis ponsel pintar Nokia.

Vivo rupanya telah melanggar paten terkait koneksi WLAN di ponselnya. Ini adalah penyebab tindakan yang sama yang memengaruhi OPPO dan OnePlus.  Vivo dapat terus menjual ponselnya di Jerman dengan membuat perjanjian lisensi dengan Nokia, tetapi perusahaan tersebut kemudian memutuskan untuk tidak ikut serta.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karena kasus pelanggaran paten, Vivo menutup situs webnya di Jerman.  Ini berarti bahwa pelanggan di negara tersebut tidak akan dapat membeli produk merek lagi di masa mendatang.

Situs web Vivo Jerman telah membuat catatan singkat di halaman utamanya yang mungkin mengisyaratkan selamat tinggal.  Teks yang diterjemahkan berbunyi bahwa produk Vivo dan informasi tentangnya tidak tersedia di situs web Jerman mereka.  Pengguna Vivo lama dapat terus mengandalkan layanan pelanggan mereka dan juga menerima pembaruan perangkat lunak di masa mendatang.

Perlu dicatat bahwa situs web Vivo Jerman tidak secara eksplisit menyebutkan alasan penutupan tokonya dan jika perpindahan tersebut bersifat sementara atau permanen.

GSM ARENA | GIZMOCHINA

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


OnePlus Disebut akan Rilis Ponsel Lipat Pertamanya pada 19 Oktober 2023

1 hari lalu

OPPO Find N2. Dok: OPPO
OnePlus Disebut akan Rilis Ponsel Lipat Pertamanya pada 19 Oktober 2023

OnePlus sebelumnya sempat dilaporkan bakal meluncurkan ponsel lipat pertamanya pada 29 Agustus 2023.


Oppo A98 5G Resmi Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

1 hari lalu

Oppo A98 5G (Oppo)
Oppo A98 5G Resmi Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Oppo A98 5G memiliki sistem operasi yang bertahan minimal hingga empat tahun lamanya.


Edisi Kedua Festival Film Jerman "KinoFest" Resmi Dibuka di Jakarta

2 hari lalu

Pembukaan Festival Fillm Jerman Kinofest 2023
Edisi Kedua Festival Film Jerman "KinoFest" Resmi Dibuka di Jakarta

Edisi kedua KinoFest, festival film Jerman tahunan dari GoetheInstitut, secara resmi dibuka


Jerman Tak Bisa Terima Lebih Banyak Migran

3 hari lalu

Seorang anak imigran menangis dalam operasi penyelamatan di laut Mediterrania, 20 Oktober 2016. Menurut penjaga pantai Italia sebanyak 1.400 migrant berhasil diselamatkan di lepas pantai Libya. Yara Nardi/Italian Red Cross press office/Handout via REUTERS
Jerman Tak Bisa Terima Lebih Banyak Migran

Jerman prihatin pada Italia yang kewalahan menerima gelombang masuknya migran, sementara Jerman pun Jerman tidak bisa menerima lebih banyak migran


OPPO Pad 2 Hadir di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya

4 hari lalu

OPPO Pad 2 (OPPO)
OPPO Pad 2 Hadir di Indonesia, Ini Harga dan Spesifikasinya

OPPO Pad 2 merupakan tablet pertama yang menerapkan layar dengan aspek rasio 7:5.


Jerman Akan Berlakukan Pembatasan Peralatan 5G dari Cina

4 hari lalu

Ilustrasi 5G. REUTERS
Jerman Akan Berlakukan Pembatasan Peralatan 5G dari Cina

Saat ini diperkirakan sebesar 59 persen Jaringan Akses Radio (RAN) 5G di Jerman menggunakan komponen produksi Huawei.


Pelatih Timnas Turki Stefan Kuntz Dipecat setelah Mengkritik Para Pemainnya

4 hari lalu

Stefan Kuntz. REUTERS/Murad Sezer
Pelatih Timnas Turki Stefan Kuntz Dipecat setelah Mengkritik Para Pemainnya

Stefan Kuntz mengatakan para pemain timnas Turki tak menampilkan performa terbaiknya saat dikalahkan Jepang 2-4.


Kapten Timnas U-17 Muhammad Iqbal Gwijangge Ungkap Pesan Bima Sakti selama TC di Jerman

5 hari lalu

Kapten timnas U-17 Indonesia Iqbal Gwijangge saat ditemui seusai latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 September 2023. TEMPO/Randy
Kapten Timnas U-17 Muhammad Iqbal Gwijangge Ungkap Pesan Bima Sakti selama TC di Jerman

Menurut Muhammad Iqbal Gwijangge, timnas U-17 menjalani latihan adaptasi cuaca dan lapangan.


Menlu Retno: Kanselir Jerman Olaf Scholz akan Kunjungi Indonesia

5 hari lalu

Kanselir Jerman Olaf Scholz. REUTERS/Annegret Hilse
Menlu Retno: Kanselir Jerman Olaf Scholz akan Kunjungi Indonesia

Kanselir Jerman Olaf Scholz akan mengunjungi Indonesia, kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai bertemu dengan delegasi Jerman


Ukraina Tolak 10 Tank Leopard Jerman, Klaim Kondisinya Buruk

5 hari lalu

Tentara Ukraina berdiri di samping tank tempur utama Leopard 1A5 selama hari media Misi Bantuan Militer Uni Eropa untuk mendukung Ukraina (EUMAM Ukraina) di Klietz, Jerman 17 Agustus 2023. REUTERS/Annegret Hilse
Ukraina Tolak 10 Tank Leopard Jerman, Klaim Kondisinya Buruk

Ukraina menolak 10 tank Leopard 1A5 dari Jerman, mengklaim tank tersebut perlu diperbaiki.